Wali Kota Pasuruan ajukan cuti ikut Pilkada 2020

Wali Kota Pasuruan ajukan cuti ikut Pilkada 2020

Raharto Teno Prasetyo (kanan) saat dilantik sebagai Wali Kota Pasuruan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Senin (21/09/2020). (ANTARA/Humas Pemprov Jatim/FA)

Surabaya (ANTARA) - Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo mengaku telah mengajukan cuti karena mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setempat tahun 2020.

"Iya sudah (ajukan) cuti," ujarnya kepada wartawan di Surabaya, Senin.

Berdasarkan catatan, Raharto Teno akan menjabat sebagai orang nomor satu di Pemkot Pasuruan hingga 17 Februari 2021.

Raharto Teno Prasetyo yang sebelumnya menjabat Pelaksana Tugas (Plt) wali kota, saat ini telah definitif sebagai Wali Kota Pasuruan sisa masa jabatan 2016-2021 setelah dilantik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi.

Baca juga: Gubernur Jatim lantik Raharto Teno sebagai Wali Kota Pasuruan

Baca juga: KPK setor Rp977 juta terkait perkara bekas Wali Kota Pasuruan


Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.35-749 Tahun 2020 Tentang Pengesahan Penghentian Wali Kota Pasuruan Provinsi Jawa Timur.

Mendagri mengesahkan penghentian dengan tidak hormat Setiyono dari jabatannya sebagai orang nomor satu di Pemkot Pasuruan setelah terbukti bersalah melakukan tindak pidana kasus suap yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sementara itu, Gubernur Khofifah membenarkan Raharto Teno telah mengajukan cuti di luar tanggungan negara karena berpartisipasi di Pilkada Kota Pasuruan, bahkan telah ditandatanganinya.

"Beliau cuti 71 hari yang dimulai saat masa kampanye, yaitu 26 September 2020 hingga 5 Desember 2020," kata Khofifah.

Pada Pilkada 9 Desember 2020 di Kota Pasuruan, terdapat dua bakal pasangan calon yang mendaftar ke KPU, yakni Gus Ipul-Adi Wibowo dan Teno-Hasjim.

Gus Ipul yang berpasangan dengan Adi Wibowo diusung gabungan partai politik, yakni PKB (8 kursi), Golkar (7 kursi), PKS (3 kursi), PAN (2 kursi), PPP (1 kursi) serta Partai Gelora (partai baru).

Sedangkan, pasangan Raharto Teno Prasetyo dan M Hasyim Asyari (TEGAS) diusung partai politik koalisi, yaitu Partai Hanura (3 kursi), PDI Perjuangan (2 kursi), Partai NasDem (1 kursi) dan Partai Gerindra (3 kursi).

Pada 23 September 2020, KPU akan mengumumkan nama pasangan calon, yang sehari kemudian dilanjutkan pengundian dan pengambilan nomor urut.

Baca juga: Pilkada Kota Pasuruan, Gus Ipul tak pasang target perolehan suara

Baca juga: Hanura usung Teno-Hasjim di Pilkada Kota Pasuruan 2020
Pewarta : Fiqih Arfani
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020