Saham Inggris "rebound", indeks FTSE 100 ditutup terkerek 0,34 persen

Saham Inggris

Seorang warga Inggris melintas di pintu masuk Bursa Efek London di London, Inggris. ANTARA/REUTERS/Peter Nicholls/am.

London (ANTARA) - Saham-saham Inggris ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (25/9/2020), rebound dari penurunan sehari sebelumnya, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terkerek 0,34 persen atau 19,89 poin menjadi 5.842,67 poin.

Indeks FTSE 100 terpangkas 1,30 persen atau 76,48 poin menjadi 5.822,78 poin pada Kamis (24/9/2020). Indeks bertambah 1,20 persen atau 69,80 poin menjadi 5.899,26 poin pada Rabu (23/9/2020), dan menguat 0,43 persen atau 25,17 poin menjadi 5.829,46 poin pada Selasa (22/9/2020).

Saham GVC Holdings, sebuah kelompok perusahaan taruhan olahraga dan perjudian multinasional, melambung 16,69 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan taruhan olahraga, perjudian dan hiburan internasional Flutter Entertainment yang melonjak 6,82 persen, serta perusahaan perangkat lunak keamanan siber multinasional Avast meningkat 4,09 persen.

Di sisi lain, Standard Chartered, sebuah perusahaan perbankan dan jasa keuangan multinasional Inggris, berkinerja paling buruk (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 2,66 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan jaringan supermarket berbasis di Inggris Sainsbury yang merosot 2,40 persen dan kelompok perusahaan asuransi kendaraan bermotor Admiral Group turun 1,79 persen.

Baca juga: Saham Inggris ditutup merosot, indeks FTSE 100 jatuh 1,30 persen
Baca juga: Saham Inggris naik lagi dengan indeks FTSE 100 bertambah 1,20 persen
Baca juga: Saham Inggris berbalik menguat, indeks FTSE 100 terangkat 0,43 persen
Pewarta : Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020