Kemenkop UKM gulirkan program magang untuk cetak wirausaha baru

Kemenkop UKM gulirkan program magang untuk cetak wirausaha baru

Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop UKM, Arif Rahman Hakim. (ANTARA/HO-Kemenkop UKM)

Bandung (ANTARA) -
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) mulai menggulirkan program magang untuk para pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum guna mencetak wirausahawan baru.
 
Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop UKM, Arif Rahman Hakim menegaskan bahwa pihaknya selalu berupaya untuk memberikan kontribusi dalam usaha meningkatkan semangat berwirausaha bagi masyarakat.
 
"Program magang ini dilaksanakan untuk menumbuhkan wirausaha baru di kalangan pemuda dan pelajar," kata Arif acara pembukaan Peran Serta Dunia Usaha Dalam Kegiatan Magang Bagi Pemuda di Kota Bandung, Senin.
 
Menurutnya program ini juga digulirkan sebagai upaya mengurangi jumlah angka pengangguran dan pengentasan kemiskinan sehingga tercipta peluang lapangan kerja.

Baca juga: Program magang bersertifikat FHCI diikuti 16.000 mahasiswa hingga Juni
 
"Sasaran akhir dari program ini adalah tumbuhnya wirausaha-wirausaha baru yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat," kata Arif.
 
Penumbuhan wirausaha baru tersebut, kata dia, memerlukan tahapan-tahapan proses yang tidak instan. Karena menurutnya diperlukan adanya perubahan pola pikir generasi muda, peningkatan motivasi berwirausaha, minat, semangat, serta cara-cara memulai wirausaha.
 
"Program magang ini difokuskan untuk pelajar lulusan SMA atau sederajat, mahasiswa, lulusan perguruan tinggi, dan masyarakat pelaku UKM yang berusia maksimal 40 tahun," katanya.
 
Selain itu, menurutnya proses perubahan ini dapat dilakukan melalui kegiatan kongkrit, salah satunya melalui kegiatan magang bagi pemuda.
 
Dia menjelaskan, dalam kegiatan ini para pemuda akan ditempatkan dan belajar secara langsung pada pelaku usaha selama periode waktu tertentu.

Baca juga: Indonesia dan Jepang bahas kerjasama pengembangan SDM
 
Kemudian para peserta juga diberikan pengalaman dalam menjembatani pemahaman terhadap aktivitas dunia kerja dan dunia usaha dengan cara bekerja secara paruh waktu selama jangka waktu tertentu.
 
"Jadi, mereka mengetahui secara lebih utuh profil, karakter dan pola kerja dunia usaha," kata Arif.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung Atet Dedi Handiman mengatakan, Pemkot Bandung telah mencanangkan 100 ribu wirausaha baru dengan mendorong warga agar menjadi enterpreneur yang tangguh, handal, dan profesional.
 
"Selain itu, mampu menciptakan usaha, bahkan mampu membuka lapangan kerja baru, khususnya di kalangan kaum milenial," kata Atet.
 
Atet berharap kegiatan ini dapat membantu para pemuda, wirausaha pemula, dan para pelaku usaha mikro dan kecil, untuk menjadi wirausaha yang sukses dan selalu berinovasi, serta menjalankan pemasaran online.
 
"Setelah mengikuti kegiatan ini, diharapkan para peserta mendapatkan satu pencerahan untuk terus berkarya bersinergi, dan berkolaborasi," kata Atet.
Pewarta : Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020