IHSG ditutup menguat pasca rilis data inflasi September

IHSG ditutup menguat pasca rilis data inflasi September

Ilustrasi. Layar menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (22/4/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.

Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat pasca rilis data inflasi September 2020.

IHSG ditutup menguat 100,06 poin atau 2,05 persen ke posisi 4.970,09. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 23,9 poin atau 3,24 persen menjadi 761,05.

"Mengenai data inflasi Indonesia, pasar sepertinya lebih mengapresiasi kenaikan kinerja inflasi yoy menjadi 1,42 persen dari 1,32 persen pada hasil perilisan bulan lalu," kata analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama di Jakarta, Kamis.

Selain itu, lanjut Nafan, pelaku pasar juga mengapresiasi tren perkembangan ujicoba vaksin COVID-19 yang semakin positif, sehingga proses vaksinasi massal kedepannya bisa dipercepat.

"Market juga mengapresiasi komitmen pemerintahan AS dalam menggelontorkan program stimulus. Sentimen lainnya yaitu adanya harapan bahwa kinerja PMI manufaktur atau jasa dari negara-negara maju diproyeksikan tetap ekspansif," ujar Nafan.

Dibuka menguat, IHSG nyaman terus berada di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, seluruh sektor meningkat dimana sektor infrastruktur naik paling tinggi yaitu 4,97 persen, diikuti sektor aneka industri dan sektor keuangan masing-masing 2,8 persen dan 2,66 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau "net foreign sell" sebesar Rp9,33 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 591.338 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 12,71 miliar lembar saham senilai Rp7,19 triliun. Sebanyak 295 saham naik, 127 saham menurun, dan 137 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei pada posisi melemah 0,19 poin di 23.184,93 sebelum terhenti karena masalah teknis dan indeks Straits Times menguat 25,49 atau 1,03 ke 2.492,11. Sementara bursa China tutup karena libur.

Baca juga: IHSG diperkirakan terkoreksi seiring rilis data inflasi September
Baca juga: IHSG Kamis dibuka menguat 29,61 poin

 
Pewarta : Citro Atmoko
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020