Kasus positif COVID-19 Pasaman Barat bertambah dua orang

Kasus positif COVID-19 Pasaman Barat bertambah dua orang

Pejabat Sementara Bupati Pasaman Barat Hansastri didampingi Kepala BPBD Edi Busti, Kadiskominfo Edi Murdani dan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Gina Alecia saat menyampaikan penambahan kasus positif COVID-19 di Simpang Empat, Kamis.

Simpang Empat (ANTARA) - Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) bertambah dua orang pada Kamis ini sehingga total menjadi 87 orang.

Penjabat sementara Bupati Pasaman Barat Hansastri di Simpang Empat, Kamis, mengatakan diketahuinya penambahan dua orang itu berdasarkan hasil tes usap  oleh Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand Padang.

"Dua orang yang terindikasi positif itu adalah laki-laki inisial B (61) warga Bandar Kecamatan Gunung Tuleh dan IY (15) seorang pelajar Padang Panjang asal Simpang Talang Kecamatan Ranah Batahan," katanya.

Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Pasaman Barat bertambah 17 orang

Ia menyebutkan, pihaknya telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan kedua pasieni itu.

Pasien B dirujuk ke RSUP M Djamil Padang. Sementara IY melaksanakan isolasi di Padang Panjang.

Pihaknya juga melakukan pelacakan dan tes terhadap kontak erat pasien konfirmasi positif melalui Dinas Kesehatan.

Baca juga: Seorang bayi lima bulan di Bangka terinfeksi COVID-19

Ia mengimbau masyarakat tetap disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

Hansastri mengajak masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan karena COVID-19 ini nyata adanya dan diharapkan kerja sama semua pihak untuk memutus mata rantai penyebarannya.

Baca juga: Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Mandailing Natal 79 orang

Ia menambahkan berdasarkan hasil tes usap ulangan terhadap pasien positif COVID-19 maka terdapat 22 orang dinyatakan sembuh dengan hasil tes negatif.

"Hingga saat ini jumlah kasus positif di Pasaman Barat mencapai 87 orang. Sebanyak 69 sembuh, tiga orang meninggal dunia dan 15 orang masih positif dan menjalani isolasi," katanya. 

Baca juga: Seorang dokter spesialis bedah anak di Medan meninggal akibat COVID19
Pewarta : Altas Maulana
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020