LANY sebut "Mama's Boy" album paling emosional dari band

LANY sebut

LANY, (Twitter/thisisLANY)

Jakarta (ANTARA) - Para anggota band indie pop Amerika LANY menyebutkan bahwa album penuh ketiga mereka, "Mama's Boy" merupakan album yang paling emosional yang pernah mereka buat.

Sesuai judul albumnya, vokalis LANY, Paul Klein mengatakan, mereka merupakan "anak mama yang sentimental".

"Saya pikir jika Anda adalah seorang anak mama, Anda cukup berhubungan dengan perasaan dan emosi Anda. Saya pikir itu sangat menunjukkan siapa kita dan itu keren untuk memasukkannya ke dalam musik kita," kata Klein, dikutip dari The Star, Minggu.

Salah satu lagu mereka, "If This Is The Last Time", bahkan ditujukan untuk orang tua band yang digawangi oleh Klein, Les Priest, dan Jake Goss itu.

"Sungguh lagu yang sulit untuk ditulis ketika Anda berpikir tentang mengucapkan selamat tinggal kepada orang tua atau orang yang Anda cintai. Ini adalah lagu yang penting," kata Klein.

Klein menambahkan lagu itu sangat dekat dengannya sekarang selama pandemi, karena dia tinggal terpisah dari orang tuanya.

"Lagu itu ditulis pada 2019 sebelum kami tahu seperti apa tahun 2020 nanti. Kebetulan saja lagu ini akan menemukan makna yang lebih dalam dan terasa lebih 'keras' dari yang kami harapkan (karena adanya pandemi)," katanya.

Video musik lagu tersebut bahkan menampilkan orang tua para anggota di kehidupan nyata.

"Saya merasa kita semua berada dalam posisi ini sekarang di mana kita terpisah dari orang yang kita cintai. Kita tidak yakin apa yang harus kita pikirkan tentang virus ini, betapa berbahayanya. Jika ibu atau ayah saya tertular, apakah mereka akan hidup? Semuanya adalah ketidakpastian," kata Klein.

"Ini adalah situasi yang tidak menguntungkan tetapi lagu ini tampaknya menjadi secercah harapan bagi orang-orang, pengingat untuk menjaga segala sesuatunya dalam perspektif dan menyadari apa yang benar-benar penting," imbuhnya.

Klein juga mengakui bahwa tidak banyak penekanan pada hubungan keluarga dalam musik pop.

Menurutnya, saat ini musik pop didominasi oleh tema tentang seks, obat-obatan atau uang -- hal yang menurut orang lain "keren dan rebel".

"Orang-orang sepertinya sangat menyukainya," kenangnya.

Klein berharap musik LANY tidak hanya menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi pendengar tetapi juga pengalaman yang bermakna.

"Saya menemukan lebih banyak kepuasan dalam membicarakan hal-hal yang benar-benar penting. Saya harap orang-orang benar-benar terhubung dengan lagu-lagu LANY, dan saya menghargainya," pungkasnya.

Baca juga: "If This is the Last Time", lagu emosional terbaru LANY

Baca juga: LANY kembali dengan single baru "Good Guys"

Baca juga: Belasan konser musisi mancanegara, Ed Sheeran hingga Shawn Mendes
Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020