Petani getah damar hilang di hutan Bolaang Mongondow ditemukan tim SAR

Petani getah damar hilang di hutan Bolaang Mongondow ditemukan tim SAR

Tim SAR gabungan menemukan seorang petani getah damar yang hilang di hutan Desa Konaram, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, Selasa (6/10/2020). (FOTO ANTARA/HO-Basarnas Manado)

Manado (ANTARA) - Tim SAR gabungan menemukan seorang petani getah damar yang hilang di hutan Desa Konaram, Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Sebelumnya, korban yakni Hudal Damulawan (48), warga Desa Konarom, hilang pada saat mencari getah damar di hutan desa," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Manado, Suhri Sinaga dalam keterangan di Manado, Selasa malam.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang diterima pihaknya korban dilaporkan mencari getah damar pada Minggu (4/10) 2020 sendirian dan sampai sore hari korban belum pulang.

Saat Basarnas Manado menerima laporan kejadian itu, langsung memerintahkan UPT terdekat yaitu Pos Siaga SAR Kotamobagu untuk bergerak cepat.

Kemudian, pada hari kedua pencarian korban Selasa (6/10) ini, tim SAR gabungan, yang terdiri atas unsur Basarnas, Koramil Dumoga, BPBD dan masyarakat setempat berhasil menemukan korban dalam keadaan selamat  tidak jauh dari perkebunan di desa itu.

Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi korban dan dibawa ke rumah guna diserahkan ke pihak keluarga.

"Kami mengapresiasi kinerja tim SAR gabungan dalam pencarian korban yang hilang di hutan Desa Konaram, sehingga korban ditemukan dalam keadaan selamat," katanya.

Dengan semangat tinggi dan saling berkoordinasi di dalam pencarian korban sehingga pencarian berjalan dengan lancar dan sukses, demikian Suhri Sinaga.

Baca juga: Hutan Bolaang Mongondow Selatan makin terancam

Baca juga: SAR gabungan temukan korban banjir bandang Bolaang Mongondow

Baca juga: Hutan mangrove Baturapa Bolaang Mongondow direstorasi

Baca juga: SAR berhasil evakuasi satu korban longsor Bolaang Mongondow
Pewarta : Jorie MR Darondo
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020