Akhirnya, tiga dusun terpencil di Kabupaten Soppeng dialiri listrik

Akhirnya, tiga dusun terpencil di Kabupaten Soppeng dialiri listrik

Manager PLN (Unit Pelaksana Proyek Kelistrikan (UP2K) Sulsel Saefuddin pada penyalaan listrik secara simbolis di tiga dusun Kabupaten Soppeng, Rabu (7/10/2020). ANTARA FOTO/HO-Humas PLN Sulselrabar

Makassar (ANTARA) - PLN UIW Sulselrabar kembali mengalirkan listrik ke tiga dusun terpencil yaitu Dusun Cempalagi'e, Lompotiang dan Wallemping Kecamatan Donridonri, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

Penyalaan listrik secara simbolis di tiga dusun tersebut dilakukan di Dusun Wallemping, Kabupaten Soppeng, Rabu, oleh Asisten II Soppeng Firman, Manager PLN (Unit Pelaksana Proyek Kelistrikan (UP2K) Sulsel Saefuddin dan Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Parepare Ambo Tuwo.

Manager UP2K Sulsel Saefuddin mengatakan hadirnya listrik bagi ketiga dusun ini akan menjadi penopang kehidupan dan ekonomi masyarakat.

"Kami akan menembus tantangan apapun yang kami dapatkan demi melistriki seluruh pelosok negeri karena tugas tanggung jawab kami adalah untuk melistriki seluruh rakyat," ungkap Saefuddin.

"PLN mengucapkan terimakasih atas bantuan seluruh pemerintah dan dinas terkait Kabupaten Soppeng sehingga dusun ini dapat dilistriki," tambah Saefuddin.

Petugas PLN tidak mudah untuk bisa sampai di Dusun Wallemping. Mereka harus menempuh jarak sejauh 16 kilometer dari jalan poros Soppeng-Sidrap dengan medan berbatu, tanjakan yang curam serta melalui anak sungai.

Kata Saefuddin, walaupun medan yang dilalui untuk menjangkau dusun tersebut terbilang berat, PLN berhasil membangun jaringan sepanjang 3,9 km/s Jaringan Tegangan Rendah, 9,5 Kms Jaringan Tegangan Menengah dan tiga gardu distribusi dengan total daya 150 kVA.

"Jaringan ini untuk melistriki sebanyak 116 pelanggan di ketiga dusun tersebut," ungkapnya.

Ketua Adat Dusun Wallemping, Muhammad Nur menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada PLN karena warga telah menikmati listrik. "Kami sangat bersyukur karena bertepatan dengan acara adat di Dusun Wallemping, PLN berhasil menyalakan listrik," kata Nur.

"Mudah-mudahan dengan hadirnya listrik di Dusun Wallemping dapat memajukan kehidupan disini utamanya bagi anak-anak sekolah agar dapat belajar lebih lama dan mengisi ulang gawainya dengan leluasa untuk digunakan belajar online," tambahnya.

Betapa tidak, kisah inspiratif dari semangat siswa/siswi di Dusun Wallemping untuk bisa mengakses jaringan internet dengan menempuh jalan berbatu sejauh dua kilometer agar mendapatkan sinyal pada pembelajaran online, menjadi spirit tersendiri bagi PLN menghadirkan listrik di wilayah itu.

Kisah ini mendorong PLN melalui Yayasan Baitul Maal PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Parepare memberikan bantuan pulsa gratis kepada lima anak berprestasi dan kurang mampu agar dapat meningkatkan motivasi belajarnya.

Suci salah satu murid SDN 240 Wallemping mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan. "Semoga bantuan ini dapat menambah semangat saya untuk belajar lebih giat lagi terimakasih kepada PLN," ujar Suci.

PLN terus menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan rasio elektrifikasi 100 persen di Provinsi Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat. Dengan hadirnya listrik di tiga dusun tersebut, diharapkan mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat di tengah pandemi.

Baca juga: Hanya 45 pelanggan, PLN berhasil aliri listrik Dusun Tampaning Soppeng
Baca juga: Listrik di Soppeng-Sidrap pulih 100 persen usai banjir
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020