Pemprov Bangka Belitung hentikan sementara pelayanan swab COVID-19

Pemprov Bangka Belitung hentikan sementara pelayanan swab COVID-19

Ilustrasi - Warga menjalani "swab test" di GSI Lab (Genomik Solidaritas Indonesia Laboratorium), Cilandak, Jakarta. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/hp/pri.

Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menghentikan sementara pelayanan pengambilan dan penerimaan swab COVID-19 masyarakat karena
 adanya tiga orang pegawai UPT Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) terkonfirmasi COVID-19.
 
"Kebijakan kami menutup sementara pengambilan swab dan penerimaan swab dari kabupaten/kota pada UPT Labkesda untuk mengantisipasi penularan COVID-19," kata Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Babel, Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan penutupan sementara operasi UPT Labkesda Provinsi Kepulauan Babel selain karena adanya tiga orang pegawai terkonfirmasi COVID-19 juga ratusan pegawai Labkesda reaktif terhadap virus corona itu.

"Meski operasional pengambilan dan penerimaan swab ditutup, namun kami tetap mengerjakan sampel swab yang masih ada di Labkesda ini," ujarnya.

Menurut dia saat ini jumlah sampel swab yang sedang diselesaikan petugas sebanyak 500 sampel dan sore nanti ditargetkan selesai dan dipublikasikan kepada masyarakat.

Baca juga: Tim Yustisi maksimalkan operasi penerapan protokol kesehatan COVID-19

Baca juga: Bangka Belitung canangkan tes usap COVID-19 di lapas narkotika


"Pelayanan pengambilan dan penerimaan sampel swab dari kabupaten/kota akan kembali dibuka pada Jumat (10/9) dan hari ini terpaksa dihentikan, guna mengantisipasi dan memutus mata rantai penularan COVID-19 di lingkungan Labkesda ini," katanya.

Ia menambahkan dalam sepekan terakhir ini, kasus COVID-19 di Bangka Belitung cukup mengalami peningkatan yang cukup signifikan, sehingga lalu lintas pegawai di labkesda ramai.

"Peningkatan lalu lintas orang di labkesda ini, kita melakukan rapid tes ke seluruh pegawai labkesda ini dan hasilnya tiga orang pegawai positif COVID-19 dan ratusan orang lainnya reaktif virus berbahaya itu," katanya. 

Baca juga: Seluruh pasien positif COVID-19 di Kabupaten Belitung sembuh

Baca juga: Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Bangka Belitung tertular corona
Pewarta : Aprionis
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020