Kemenparekraf promosikan objek wisata Nusa Penida bagian timur

Kemenparekraf promosikan objek wisata Nusa Penida bagian timur

Wisatawan mengunjungi objek wisata Pulau Raja Lima di kawasan Nusa Penida, Bali. ANTARA/I Komang Suparta

Nusa Penida, Bali (ANTARA) - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mulai melakukan implementasi protokol kebersihan, kesehatan, keamanan, dan lingkungan protokol (cleanliness, health, safety, and environment/CHSE) dengan mempromosikan destinasi wisata di Pulau Nusa Penida bagian timur, Kabupaten Klungkung, melalui program We Love Bali.

Para peserta program We Love Bali pada hari kedua di kawasan Kecamatan Nusa Penida bagian timur, Kamis, mengunjungi sejumlah destinasi wisata, antara lain kawasan Pulau Raja Lima, Deamont, Dream Beach, dan Pantai Atuh, termasuk juga ke Pulau Lembongan, yakni Pantai Impian (Dream Beach), Pantai Tangis Setan dan petani budi daya rumput laut.

Baca juga: Kemenparekraf libatkan 4.000 peserta dalam program "We Love Bali

Objek wisata tersebut memberikan keindahan alam, seperti di kawasan Raja Lima. Di kawasan tersebut berderet beberapa pulau-pulau kecil dengan tebing yang curam berbalut batu kapur.

Nama Raja Lima itu karena kawasan tersebut berderet pulau-pulau kecil, bahkan ada juga menyebut kawasan Pulau Seribu.

Dwiyanto dari Kemenparekraf yang ikut dalam rombongan program We Love Bali mengaku kagum dengan kawasan wisata di Nusa Penida, sebab alamnya masih eksotik.

"Iya, alam di Pulau Nusa Penida ini masih eksotik. Maka, tidak salah para wisatawan asing dan Nusantara tertarik mengunjungi kawasan ini. Karena pemandangan alam yang disuguhkan di pulau ini membuat para turis membawa kenangan dan ingin kembali berkunjung ke sini," ujarnya.

Ia mengatakan, objek wisata kawasan Pulau Raja Lima ini luar biasa. Wisatawan bisa menikmati pemandangan alam dengan deretan pulau-pulau. Termasuk juga melakukan swafoto sebagai kenangan, sebagai bukti bahwa mereka pernah berkunjung di kawasan tersebut.

"Program dari Kemenparekraf untuk implementasikan protokol CHSE bertujuan mengajak para peserta untuk mengunjungi sejumlah objek wisata di Pulau Bali, termasuk juga destinasi wisata yang berada kawasan Pulau Nusa Penida, Kabupaten Klungkung," ujarnya.

Dalam program destinasi wisata tersebut para peserta juga diajak mengikuti implementasi protokol kesehatan, yakni wajib menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan dengan sabun dan selalu membawa hand sanitizer.

Program dibuat Kemenparekraf bertujuan membangkitkan dan meyakinkan objek-objek wisata telah memenuhi persyaratan dan sesuai standar CHSE.

Pada hari pertama, Rabu (7/10/2020), serta program We Love Bali mengunjungi sejumlah objek wisata di Nusa Penida bagian barat, antara lain objek wisata Pantai Klingking, Pantai Angel's Billabong, Broken Beach (Pasih Uug), dan Cristal Bay.

Baca juga: Kemenparekraf promosi program "We Love Bali" saat pandemi COVID-19
Baca juga: Kemenparekraf persiapkan wisata dalam tatanan kehidupan era baru
Pewarta : I Komang Suparta
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020