KPU tetapkan desain surat suara Pilkada Boyolali 2020

KPU tetapkan desain surat suara Pilkada Boyolali 2020

Ketua KPU Boyolali Ali Fahrudin (Kiri) saat menyerahkan hasil desain surat suara yang sudah ditepakan kepada Calon Bupati Boyolali M Said Hiodayat (tengah) disaksikan Calon Wakil Bupati Boyolali Wahyu Irawan (kanan), di Kantor KPU Boyolali, Jumat (16/10/2020). (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)

Boyolali (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah telah menetapkan desain surat suara untuk persiapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boyolali 2020 yang digelar pada 9 Desember mendatang.

Pada acara penetapan desain surat suara Pilkada 2020 setelah disetujui dan ditandatangani oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati M Said Hidayat dan Wahyu Irawan, di Kantor KPU Boyolali, Jumat.
Baca juga: Said-Irawan dapat undian bagian kiri Pilkada Boyolali 2020

Menurut Ketua KPU Boyolali Ali Fahrudin desain surat suara Pilkada Boyolali 2020 sudah disetujui secara resmi oleh paslon bupati dan wakil bupati Boyolali M Said Hidayat dan Wahyu Irawan.

"Kami berharap ke depan akan segera dilakukan pencetakan terkait dengan bahan sosialisasi atau persiapan logistik pada tanggal 9 Desember mendatang, " kata Ali Fahrudin.

Menurut Ali Fahrudin, jumlah surat suara yang akan dicetak sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) yakni 796.844 lembar ditambah dengan 2,5 persen dari jumlah DPT tersebut, termasuk di dalamnyah terdapat 1.200 pemilih penyandang disabilitas yang memiliki hak suara.

Ali mengatakan di tengah pandemi COVID-19 saat ini, pihaknya akan menyiapkan lima bilik suara di masing masing tempat pemungutan suara (TPS). Empat bilik suara ditempatkan di dalam TPS, sedangkan satu bilik suara ditempatkan di luar TPS.

"Satu bilik di luar TPS khusus pemilih ketika pengukuran suhu di atas 37,3 derajat Celsius. Kami menyiapkan bilik khusus terkait dengan itu," ujarnya.

Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Boyolali M Said Hidayat dan Wahyu Irawan berharap persetujuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

"Apa pun itu, jauh lebih baik ketika kami bersama masyarakat terus mensosialisasikan dan menjaga kesehatan di antara warga semua," kata M Said yang kini masih menjabat sebagai Wakil Bupati Boyolali.
Baca juga: Said-Irawan ditetapkan satu-satunya pasangan calon di Pilkada Boyolali
Baca juga: KPU serahkan syarat adminisitrasi Said-Irawan Pilkada Boyolali
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020