Yamaha tak persiapkan pengganti untuk Rossi di Aragon

Yamaha tak persiapkan pengganti untuk Rossi di Aragon

Pebalap tim Monster Energy Yamaha Valentino Rossi menguji knalpot baru di tes ofisial MotoGP di Sirkuit Misano, Selasa (15/9/2020). (ANTARA/HO-Yamaha Motor Racing Srl/am)

Jakarta (ANTARA) - Yamaha menyatakan saat ini belum ada rencana menugaskan pebalap lain menggantikan Valentino Rossi yang kedapatan positif COVID-19 menjelang Grand Prix Aragon.

Juara dunia sembilan kali itu mendapati hasil tes positif COVID-19 dan saat ini mengisolasi diri di rumahnya di Italia.

Manajer tim Monster Energy Yamaha MotoGP Massimo Meregalli mengatakan kepada motogp.com dan Sky Sport Italia, Jumat, bahwa tidak ada pengganti untuk Rossi pada dua seri beruntun yang akan berlangsung di Aragon.

Baca juga: Vinales tercepat di FP1 GP Aragon yang sempat tertunda

"Kemarin kami menerima kejutan buruk. Dia terjangkit dan sekarang kami mendoakan dia bisa kembali segera mungkin, dia merasakan sedikit gejala dan kami berharap dia bisa kembali di Valencia, kami tidak berharap dia turun untuk seri kedua di Aragon," kata Meregalli.

"Kami belum membahas untuk menggantikan dia tapi saya rasa kami tidak akan melakukan itu.

Sejatinya, absennya Rossi membuka pintu bagi test rider Yamaha Jorge Lorenzo untuk beraksi kembali ke MotoGP.

Baca juga: Dua balapan di Aragon krusial untuk perebutan gelar juara MotoGP

Juara dunia lima kali asal Spanyol itu pekan lalu menguji motor Yamaha YZR-M1 2019 dalam sesi tes Portimao, Portugal, pertama kalinya dia berada di atas mesin kelas premier sejak mengikuti tes pramusim di Sepang, Malaysia, awal Februari tahun ini.

Namun Meregalli belum begitu terkesan dengan penampilan Lorenzo.

"Dalam tes Portimao, Lorenzo menunjukkan bahwa dia masih perlu menghabiskan lebih banyak waktu di trek... dia kehilangan kecepatannya dan pengeremannyan. Jika Vale tidak fit untuk balapan pertama di Valencia, kami memiliki waktu untuk mencari solusi lain."

Baca juga: Kronologi sebelum Rossi terjangkit COVID-19
Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2020