LPBI NU serahkan bantuan pencuci tangan dan pengukur suhu untuk warga

LPBI NU serahkan bantuan pencuci tangan dan pengukur suhu untuk warga

Penyaluran bantuan handwash dan thermogun Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Kota Kediri dan Kabupaten Sidoarjo di Jawa Timur, Minggu (18/10/2020). (Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU))

Jakarta (ANTARA) - Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Kota Kediri dan Kabupaten Sidoarjo menyerahkan bantuan pencuci tangan portabel dan pengukur suhu  tubuh kepada masyarakat guna mengurangi dampak dan penyebaran COVID-19.

Dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa, Ketua LPBI NU Kota Kediri, Adi Sutrisno mengatakan bantuan yang diberikan berupa 98 pencuci tangan portabel model injak kaki dan pengukur suhu tubuh. Bantuan diberikan melalui Pokja Progam PKMM LPBI NU.

Baca juga: LPBI NU raih penghargaan penanganan bencana dari BNPB

"Ini tidak hanya untuk warga NU saja tetapi juga masyarakat umum. Makanya bantuan diberikan ke RW. Mudah-mudahan semuanya bermanfaat. LPBI NU selalu kita dukung agar lebih memiliki kepedulian dan jiwa juang terhadap lingkungan," kata dia.

LPBI NU Kota Kediri menyerahkan bantuan tersebut untuk dua kelurahan yakni Kelurahan Ketami dan Betet, Kecamatan Pesantren. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Pimpinan Pusat LPBI Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang bermitra dengan Siap Siaga Palladium dan Pemerintah Australia.

Baca juga: Relawan COVID-19 terima penghargaan dari LPBI NU

"Program ini di Indonesia hanya sembilan kabupaten. Di Jawa Timur sendiri ada enam yaitu Kediri, Malang, Bangil, Sidoarjo, Gresik dan Lamongan," katanya.

Ketua Pengurus Cabang NU Kota Kediri, Abu Bakar Abdul Jalil, mengapresiasi program LPBI NU melalui Program Penguatan Ketangguhan Masyarakat dalam Menghadapi COVID-19.

Ia berharap bantuan ini bermanfaat untuk warga NU khususnya dan masyarakat kelurahan pada umumnya.

Baca juga: LPBI NU Bangil Pasuruan bantu belajar daring anak warga kurang mampu

Sementara itu, LPBI NU Kabupaten Sidoarjo juga menyalurkan handwash portable di beberapa titik di Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono. Pemasangan ini dilakukan oleh Pokja Program PKMM COVID-19 Desa Plumbungan.

Ketua LPBI NU Kabupaten Sidoarjo NM Solichuddin mengatakan pemasangan "handwash portable" merupakan bagian dari upaya LPBI NU dalam meningkatkan ketangguhan dan mengedukasi masyarakat agar di masa pandemi. Selain memakai masker dan menjaga jarak juga masyarakat agar sering mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir.

"Jadi fasilitas ini bisa digunakan semestinya oleh warga karena ada panduan cara pemakaian di setiap handwash portable," kata dia.

Baca juga: LPBI-NU bantu modal usaha perempuan korban bencana Sulteng
 
Pewarta : Anom Prihantoro
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020