Stadion Jati Unpad segera berbenah sambut Piala Dunia U-20

Stadion Jati Unpad segera berbenah sambut Piala Dunia U-20

Stadion Jati Universitas Padjadjaran (Unpad) Kabupaten Sumedang yang akan digunakan sebagai tempat latihan saat gelaran Piala Dunia U-20 2021. (ANTARA/HO/Universitas Padjadjaran)

Jakarta (ANTARA) - Stadion Jati Universitas Padjadjaran (UNPAD) Kabupaten Sumedang segera berbenah dalam menyambut gelaran Piala Dunia U-20 yang akan berlangsung pada 20 Mei hingga 12 Juni 2021.

Stadion Jati Unpad ini masuk dalam lapangan penyerta yang akan dipakai sebagai tempat latihan sejumlah negara bersama lapangan di IPDN (Kab. Sumedang), Stadion Sidolig (Kota Bandung), dan lapangan Sabilulungan (Kabupaten Bandung).

Kepala Kantor Komunikasi Publik Universitas Padjajaran (Unpad) Dandi Supriadi mengatakan dari hasil koordinasi terakhir bersama Kemenpora dan PUPR terdapat beberapa catatan dan akan segera direnovasi.

 Baca juga: Pemkab anggarkan Rp27 miliar untuk renovasi SJH jelang Piala Dunia U20

"Pertama mengganti rumput, lalu tempat duduk penonton, dan ruang ganti pemain yang akan direnovasi agar sesuai standar FIFA," ujar Dandi kepada ANTARA, Jumat.
Stadion Jati Universitas Padjadjaran (Unpad) Kabupaten Sumedang yang akan digunakan sebagai tempat latihan saat gelaran Piala Dunia U-20 2021. (ANTARA/HO/Universitas Padjadjaran)

Dandi mengatakan Stadion Jati sudah berstandar Internasional karena pernah digunakan saat Asian Games 2018 sebagai lokasi latihan. Sehingga renovasi tak dimulai dari nol dan hanya tinggal memperbaiki agar sesuai seperti yang diminta FIFA.

"Jadi yang sekarang yang diminta akan direnovasi, semua biaya akan ditanggung oleh pemerintah lewat PUPR. Yang utamanya mengganti rumput, bukan berarti rumput sekarang jelek, tapi mereka (FIFA) memang harus mempertahankan standar kualitas," katanya.

"Mungkin akan dimulai bulan depan akan dilakukan renovasinya," kata dia menambahkan.

Sementara itu Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang menyambut baik rencana penggunaa dua stadion yang berada di wilayahnya.

Kepala Dinas Disparbudpora Hari Santosa mengatakan Pemkab Sumedang belum mengetahui secara rinci apa yang akan diperbaiki di dua lapangan tersebut. Namun dengan dipilihnya Stadion IPDN dan Stadion Jati Unpad tentu bakal mengenalkan Sumedang ke mata dunia.

"Kemarin hanya pemberitahuan, dari sekian lapang ada dua tempat yang akan ditunjuk sebagai tempat latihan. Ini menjadi kesempatan untuk bisa dikenal, karena meski tempat latihan penggemar bola pasti banyak hadir. Peluang ini akan kita sikapi ke depan," kata dia.

Baca juga: Komisi X DPR kagumi fasilitas Stadion Manahan Solo
Baca juga: Kementerian PUPR koordinasi dengan pemda terkait Piala Dunia U-20
Pewarta : Asep Firmansyah
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2020