Pepadi Banyumas jaring bakat dalang bocah-muda melalui festival

Pepadi Banyumas jaring bakat dalang bocah-muda melalui festival

Salah seorang dalang bocah saat mengikuti Festival Dalang Se-Eks Keresidenan Banyumas yang diselenggaraka Korwil Pepadi Banyumas di Gedung Soetedja, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (24/10/2020). ANTARA/Sumarwoto

Purwokerto (ANTARA) - Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Banyumas menggelar Festival Dalang Se-eks Keresidenan Banyumas guna menjaring bakat dalang bocah dan dalang muda untuk diikutsertakan dalam lomba tingkat Provinsi Jawa Tengah.

"Pepadi Pusat dalam rangka Hari Wayang Nasional, tanggal 7 November, tahun ini menyelenggarakan lomba tingkat nasional," kata Koordinator Wilayah Pepadi Banyumas Bambang Barata Aji di sela Festival Dalang Se-eks Keresidenan Banyumas di Gedung Soetedja, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu.

Menurut dia, lomba tingkat nasional tersebut akan diikuti oleh para juara pertama dari lomba di masing-masing provinsi.

Dalam hal ini, kata dia, Pepadi Jawa Tengah akan menggelar seleksi atau lomba dalang tingkat provinsi di Semarang pada tanggal 28-29 Oktober yang diikuti para juara pertama lomba dalang dari masing-masing Korwil Pepadi yang meliputi Banyumas, Kedu, Pekalongan, Surakarta, Semarang, dan Pati.

"Oleh karena itu, hari ini (24/10) Korwil Pepadi Banyumas bekerja sama dengan Yayasan Dhalang Nawan menggelar Festival Dalang Bocah dan Dalang Muda Se-eks Keresidenan Banyumas yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara sebagai ajang seleksi menuju lomba tingkat provinsi," kata dia yang juga Ketua Yayasan Dhalang Nawan.

Baca juga: Lestarikan seni tradisional, Banyumas gelar festival dalang cilik

Baca juga: Festival dalang cilik diharapkan lahirkan pelestari budaya


Menurut dia, festival tersebut diikuti tujuh peserta yang terdiri atas tiga dalang bocah dan empat dalang muda yang merupakan para juara di tingkat kabupaten.

"Semestinya ada delapan peserta tetapi Banjarnegara hanya mengirimkan satu wakilnya, yakni dalang muda karena dalang bocahnya sudah menjadi muda. Jadi hanya tujuh peserta," kata dia menjelaskan.

Ia mengatakan kategori dalang bocah merupakan anak berusia 13 tahun ke bawah, sedangkan dalang muda sebenarnya terbagi menjadi dua kategori, yakni usia 13-19 tahun dan usia 19-30 tahun.

Akan tetapi dalam festival tersebut, kata dia, pihaknya hanya menjaring untuk dalang muda dengan usia 13-19 tahun atau remaja.

"Penilaian secara umum, untuk dalang bocah lebih ditekankan pada tata bahasa dan nilai-nilai budi pekerti, sedangkan dalang muda atau remaja lebih lengkap dan tema yang dimainkan berkaitan dengan patriotisme atau bela negara. 

Baca juga: Festival Dalang Bocah pupuk darah seni sejak dini

Baca juga: 14 Dalang Bocah Ikuti Festival di Surabaya
Pewarta : Sumarwoto
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020