Dinkes: Pasien COVID-19 di Rejang Lebong meninggal jadi 3 orang

Dinkes: Pasien COVID-19 di Rejang Lebong meninggal jadi 3 orang

TPU Khusus COVID-19 di Desa Lubuk Ubar Kecamatan Curup Selatan, Kabupaten Rejang Lebong. (dok.Antarabengkulu.com)

Rejang Lebong (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menyebutkan pasien COVID-19 di wilayah itu yang dinyatakan meninggal dunia kembali bertambah satu orang sehingga jumlahnya sampai saat ini menjadi tiga orang.

Kepala Dinas Kesehatan sekaligus juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Rejang Lebong, Syamsir dalam keterangan tertulisnya di Rejang Lebong, Minggu, mengatakan jumlah warga daerah itu yang dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 terhitung sejak kasus pertama pada Juni lalu sampai kini berjumlah 158 orang.

"Pada hari ini tidak ada penambahan kasus positif, tetapi ada penambahan satu kasus konfirmasi positif yang meninggal dunia yakni kasus 156 asal Kecamatan Curup," kata dia.

Baca juga: Dinkes: 158 warga Rejang Lebong positif COVID-19 setelah penambahan 3

Dijelaskan Syamsir, pasien yang meninggal dunia ini adalah seorang perempuan berusia 64 tahun, asal Kecamatan Curup dengan keluhan sesak, batuk, demam dan sempat menjalani perawatan di RSUD Curup.

Pasien ini, kata dia, telah dimakamkan tim Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Rejang Lebong sesuai dengan protokol kesehatan di TPU khusus di daerah itu.

Baca juga: Dinkes Rejang Lebong: 38 tenaga kesehatan terinfeksi COVID-19

Sementara itu, data penyebaran COVID-19 di Kabupaten Rejang Lebong hingga 25 Oktober 2020, kata dia, sebanyak 158 kasus, di mana dari jumlah itu tiga kasus meninggal dunia, kemudian 113 kasus dinyatakan sembuh dan 42 kasus masih dalam pengawasan maupun karantina.

Ditambahkan dia, untuk data pelaku perjalanan dari sejumlah daerah yang masuk ke Rejang Lebong dari zona merah sebanyak 13.571 orang, kemudian jumlah suspek 142 kasus, jumlah suspek discarded 121 kasus, jumlah suspek di isolasi nol kasus, dan jumlah probable empat kasus.

Baca juga: Tenaga kesehatan positif, satu puskesmas di Rejang Lebong ditutup

Selanjutnya, jumlah sampel yang diperiksa di laboratorium sebanyak 1.265, jumlah sampel dinyatakan positif sebanyak 160 sampel (dua diantaranya titipan Kabupaten Kepahiang) dan jumlah sampel negatif sebanyak 1.105.

Ia kembali mengimbau warga daerah itu untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, kemudian rajin mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir serta selalu menjaga jarak.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Rejang Lebong bertambah 21
Pewarta : Nur Muhamad
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020