Menteri: Industri minyak Iran tak akan menyerah pada tekanan AS

Menteri: Industri minyak Iran tak akan menyerah pada tekanan AS

Dokumentasi - Sejumlah pekerja dari perusahaan minyak negara PDVSA dengan memegang bendera Iran dan Venezuela saat menyambut kedatangan tanker Iran "Fortune" di kilang El Palito di Puerto Cabello, Venezuela (25/5/2020). ANTARA/REUTERS/HO-Miraflores Palace/TM/aa.

Kairo (ANTARA) - Menteri perminyakan Iran pada Senin (26/10) menuliskan di Twitter bahwa industri minyak Teheran tidak akan menyerah pada tekanan Amerika Serikat.

Menteri Bijan Zanganeh menyebutkan sanksi AS terhadap dirinya beserta koleganya "merupakan reaksi pasif atas kegagalan Washington untuk memangkas ekspor minyak Teheran hingga nol."

"Era unilateralisme di dunia telah berakhir. Industri minyak Iran tidak akan lumpuh," lanjutnya.

Amerika Serikat pada Senin memberlakukan sanksi baru yang menargetkan sektor minyak Republik Islam tersebut, termasuk Kementerian Perminyakan Iran.

Sumber:: Reuters

Baca juga: AS sita kiriman empat tanker minyak Iran untuk Venezuela

Baca juga: Rouhani: Sanksi minyak AS terhadap Iran tidak adil

Baca juga: Iran siap lanjutkan pengiriman minyak ke Venezuela


 

Indonesia-Iran Perkuat Kerja Sama

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020