KPU gelar debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati Malang

KPU gelar debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati Malang

Tangkapan layar - Pelaksanaan debat publik pertama calon Bupati, dan Wakil Bupati Malang yang disiarkan langsung dari kanal YouTube milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang, Jumat (30/10/2020). ANTARA/YouTube KPU Kabupaten Malang.

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang menggelar debat publik calon Bupati, dan Wakil Bupati Malang yang diharapkan bisa memberikan informasi terkait peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada ) Malang 2020 bagi warga Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Ketua KPU Kabupaten Malang Anis Suhartini mengatakan bahwa pelaksanaan debat publik tersebut, merupakan kampanye yang difasilitasi oleh KPU Kabupaten Malang bagi para pasangan calon, untuk menyampaikan visi dan misi kepada masyarakat.

"Ini merupakan kampanye yang difasilitasi KPU Kabupaten Malang, untuk menyampaikan program kerja pasangan calon, untuk masyarakat Kabupaten Malang," kata Anis, di Kabupaten Malang, Jumat.

Baca juga: KPU Kota Pasuruan harap debat publik cerahkan warga tentukan pilihan

Baca juga: KPU Jatim: 8 calon kepala daerah belum ajukan PAW


Anis menambahkan, para pasangan calon yang akan berkontestasi pada Pilkada Malang 2020 tersebut, bisa memberikan informasi secara mendetil, dan menyeluruh kepada masyarakat, yang nantinya akan dipergunakan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan pilihan.

"Ini juga untuk memberikan informasi secara menyeluruh, sebagai salah satu pertimbangan bagi masyarakat untuk menentukan pilihan," ucap Anis.

Pada debat publik tahap pertama calon Bupati, dan Wakil Bupati Malang kali ini, mengusung tema kesejahteraan rakyat, yang disiarkan secara langsung dari Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang.

Pelaksanaan debat pertama tersebut, menjadi wadah untuk menyampaikan program-program pasangan calon peserta Pilkada Malang 2020 yang akan berebut kursi Bupati, dan Wakil Bupati Malang.

Pada Pilkada Malang 2020, diikuti oleh tiga pasangan calon yakni Sanusi-Didik Gatot Subroto, yang merupakan pasangan petahana, dan diusung oleh enam partai politik, dan mendapatkan nomor urut satu dalam pengundian.

Enam partai politik tersebut adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Partai Nasdem, Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Gerindra, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sementara Lathifah Shohib, dan Didik Budi Muljono atau pasangan nomor urut dua, diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), bersama Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Terakhir, adalah pasangan Heri Cahyono, dan Gunadi Handoko yang merupakan pasangan dari jalur perseorangan, yang lolos dalam tahapan verifikasi faktual dukungan perbaikan, dan mendapatkan nomor urut tiga.

Baca juga: Gubernur Jatim berpesan jaga protokol kesehatan pada tahapan kampanye

Baca juga: KPU Jatim: DPT terbanyak Surabaya, paling sedikit Kota Blitar

Pewarta : Vicki Febrianto
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020