PLN terbitkan dokumen pembiayaan berkelanjutan

PLN terbitkan dokumen pembiayaan berkelanjutan

Dokumentasi - Petugas Area Pelaksana Pemeliharaan (APP) Cawang PT PLN (Persero) Transmisi Jawa Bagian Barat melakukan pemeriksaan rutin panel di ruang kendali Gardu Induk 150 KV Mampang Dua, Jakarta, Kamis (29/9/2016). ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf/ama/aa.

Jakarta (ANTARA) - Salah satu upaya korporasi dalam transformasi PLN Green, BUMN tersebut menerbitkan dokumen Pernyataan Kehendak PLN atas Kerangka Kerja Pembiayaan Berkelanjutan sebagai salah satu strategi perseroan untuk mewujudkan green financing.

Dokumen Pernyataan Kehendak ini merupakan bukti omitmen PLN untuk meningkatkan penggunaan energi yang ramah lingkungan dan mengurangi emisi karbon. Hal ini dilakukan dengan dukungan Asian Development Bank (ADB).

Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini dalam informasi tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Senin, mengatakan Dokumen Pernyataan Kehendak ini tahapan awal PLN dalam berpartisipasi pada green financing dan PLN telah menyiapkan berbagai langkah untuk mendukung PLN menjadi perusahaan listrik green dan sustain di Indonesia.

Baca juga: Penjualan listrik PLN hingga September tumbuh, capai Rp205,1 triliun

“Meskipun jalan ini menantang, kami siap untuk transformasi. Kami menantikan tantangan ini dan kami siap untuk memberikan pasokan listrik yang berkualitas tinggi dan berkelanjutan kepada masyarakat Indonesia,” ucap Zulkifli.

Direktur Jenderal ADB untuk Asia Tenggara, Ramesh Subramaniam menjelaskan bahwa penerbitan Dokumen Kerangka Kerja Pembiayaan Berkelanjutan menjadi langkah penting dalam upaya PLN untuk menyediakan energi yang bersih dan berkelanjutan.

Baca juga: Menteri ESDM : transformasi PLN diharapkan ciptakan biaya efisien

"Kami menantikan kolaborasi berkelanjutan dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan berkualitas tinggi dan berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia,” ucap Ramesh.

PLN telah membuat kemajuan dalam meningkatkan energi keberlanjutan. Pada 2019, terdapat tambahan 463 megawatt (MW) pembangkit terbarukan, memasang lebih dari 160 PLTS Komunal kepada masyarakat di NTT dan Papua.

Selain PLN juga menyalurkan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan mencapai Rp 275 miliar sepanjang tahun lalu.

Baca juga: Menteri ESDM: Transformasi PLN ciptakan biaya listrik lebih efisien
 
Pewarta : Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020