Kemenkes tunjuk dua laboraturium PCR untuk TCA Indonesia-Singapura

Kemenkes tunjuk dua laboraturium PCR untuk TCA Indonesia-Singapura

Ilustrasi - Dua orang pekerja hendak meninggalkan Pelabuhan Internasional Batam Centre, Senin (2/11/2020). ANTARA/Naim.

Batam (ANTARA) - Kementerian Kesehatan menunjuk dua laboratorium pemeriksaan tes usap PCR bagi pelaku perjalanan yang berhak memanfaatkan fasilitas kesepakatan pengaturan koridor perjalanan (Travel Corridor Arrangement/ TCA) Indonesia dan Singapura.

"Untuk pelaku bisnis dari Indonesia (Batam) yang akan ke Singapura, laboratorium yang ditunjuk oleh pemerintah adalah RS Awal Bros dan Medilab," kata Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Batam, Achmad Farchanny di Batam, Senin.

Para pelaku perjalanan bisnis yang penting, perjalanan diplomatik dan perjalanan kedinasan yang mendesak diharuskan menjalani tes usap PCR, paling lama tiga hari sebelum keberangkatan, sesuai dengan kesepakatan TCA dua negara.

Baca juga: Kemenkes nilai Terminal Feri Batam siap ikut aturan koridor perjalanan

Berdasarkan kesepakatan juga, maka setibanya di negara tujuan, maka pelaku perjalanan yang berhak harus kembali melakukan tes usap di pelabuhan atau bandara.

"Untuk pelaku bisnis dari Singapura yang masuk ke Indonesia baik itu melalui Batam maupun Bandara Soekarno Hatta , laboratorium pemeriksaan PCR yang ditunjuk oleh pemerintah adalah Indofarma (Farmalab)," kata Farchanny.

Ia mengatakan hingga kini belum ada WNA yang masuk Indonesia menggunakan fasilitas TCA.

"Belum. Di Soekarno Hatta juga belum," kata dia.

KKP juga belum menerima data jumlah WNA yang mendaftar melakukan perjalanan ke Indonesia dengan TCA.

Baca juga: Indonesia-Singapura pastikan warga yang melintas sehat

Terpisah, Manager Operasional PT Synergy Tharada, pengelola Pelabuhan Internasional Batam Center, Nika Astaga menyatakan pelaku perjalanan yang berhak bisa mulai mendaftar TCA sejak 26 Oktober 2020.

"Sampai detik ini, kami belum tahu jumlah yang mendaftar," kata dia.

Ia menegaskan, pihaknya siap melayani pelaku perjalanan yang berhak yang tiba di Pelabuhan Internasional Batam Center.

Ruang pengambilan sampel tes usap sudah disiapkan di sekitar ruang kedatangan. Perlengkapan dan peralatan dari Indofarma juga sudah tiba.

Yang belum ada, adalah laboratorium pemeriksaan PCR, yang diperkirakan tiba Selasa (3/11).

Ia mengatakan laboratorium PCR yang akan ditempatkan di sana berupa ambulans, atau mobil.

Pihaknya sudah menyiapkan beberapa ruang untuk menempatkan laboratorium mobil itu.

Baca juga: Singapura tetap pada satu terminal feri TCA
Baca juga: Presiden Jokowi dan PM Jepang sepakati "Travel Corridor Arrangement"


 
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020