Kemarin, risiko vaksin COVID-19 hingga embung banjir Jakarta

Kemarin, risiko vaksin COVID-19 hingga embung banjir Jakarta

Ilustrasi - Botol botol dosis vaksin virus corona baru atau COVID-19 di laboratorium. ANTARA/Shutterstock/pri.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita humaniora kemarin menarik pembaca ANTARA News mulai dari pemaparan tidak ada risiko tinggi vaksin COVID-19 yang sedang dikembangkan Pemerintah, hingga pembangunan embung untuk mengurangi risiko banjir di DKI Jakarta.

Berikut ini berita-berita top tersebut.

1. Tak ada hal mengkhawatirkan uji klinis fase 3 vaksin Sinovac

Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin COVID-19 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Prof Kusnandi Rusmil Sp AK MM mengatakan hingga saat ini tidak ada hal-hal yang mengkhawatirkan dari uji klinis fase 3 vaksin Sinovac.

Selengkapnya klik di sini.

2. Mensos: Bansos beras sudah tersalurkan 100 persen

Menteri Sosial Juliari Batubara menyebut program Bantuan Sosial Beras di masa pandemi COVID-19 ini telah selesai tersalurkan 100 persen dan tepat waktu.

Selengkapnya klik di sini.

3. PSBB transisi, Satpol PP Jakbar tindak 56 tempat usaha langgar prokes

Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Barat menindak sebanyak 56 tempat usaha yang melanggar protokol kesehatan di wilayahnya selama masa PSBB transisi yang berlaku kembali sejak 12-31 Oktober 2020.

Selengkapnya klik di sini.

4. Mendikbud: Ada tiga terobosan Merdeka Belajar episode keenam

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan terdapat tiga terobosan dalam kebijakan Merdeka Belajar episode keenam.

Selengkapnya klik di sini.

5. Pembangunan embung di lokasi rawan banjir Jakarta Barat dipercepat

Pemerintah Kota Jakarta Barat, Provinsi DKI Jakarta mempercepat penggarapan embung pada dua titik lokasi rawan banjir di wilayah Kecamatan Kalideres yakni Tegal Alur dan Semanan.

Selengkapnya klik di sini.
Pewarta : Anom Prihantoro
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2020