Kemarin, penanggulangan banjir di Jakarta hingga penanganan COVID-19

Kemarin, penanggulangan banjir di Jakarta hingga penanganan COVID-19

Petugas Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengoperasikan alat berat untuk mengeruk endapan lumpur di Waduk Ria Rio, Jakarta Timur, Senin (21/9/2020). Kegiatan gerebek lumpur tersebut merupakan salah satu upaya Pemprov DKI dalam mengantisipasi banjir di Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp.

Jakarta (ANTARA) - Beragam peristiwa terjadi pada Rabu (4/11) di Ibu Kota. Penanggulangan banjir di Jakarta dan penanganan COVID-19 menjadi dua topik utama yang dibahas di Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.

Berikut Redaksi Metropolitan LKBN ANTARA merangkumkan berita kemarin yang masih relevan untuk Anda baca pagi ini. Klik judul untuk membaca lebih lanjut:

1.Anies sebut tiga kata kunci pengendalian banjir di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan sedikitnya ada tiga kata kunci untuk pengendalian banjir saat menghadapi musim penghujan di Ibu Kota.

"Tiga kata kunci utama menjadi prinsip bagi seluruh petugas, jajaran dan relawan untuk menghadapi musim hujan yaitu siaga, tanggap dan galang," tegas Anies usai apel kesiapsiagaan menghadapi musim hujan di lapangan JIC II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu.

2.Anies instruksikan agar waduk-waduk dikeringkan antisipasi banjir

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginstruksikan agar waduk-waduk di Jakarta dikeringkan untuk mengantisipasi banjir seiring semakin meningkatnya intensitas hujan di Ibu Kota.

Selain itu, kata Anies, waduk-waduk itu juga diperdalam dengan menerjunkan alat berat yakni back hoe atau ekskavator yang berasal dari berbagai unsur baik pemerintah maupun swasta.

3.Korban banjir positif COVID-19 akan diberikan tenda dan perahu khusus

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan akan menyiapkan tenda dan perahu khusus bagi korban banjir yang positif terpapar COVID-19.

Anies menjelaskan tenda khusus itu disiapkan guna mencegah penyebaran COVID-19 lebih luas di lokasi pengungsian banjir.

4.Petugas "tracing" DKI akan ditambah untuk tingkatkan rasio penelusuran

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan akan menambah petugas penelusuran kontak atau contact tracing yang direncanakan hingga 1.545 orang sebagai upaya meningkatkan kemampuan penelusuran kasus COVID-19 di Jakarta.

Saat ini, kata Anies, rasio antara orang terpapar dengan yang dilacak adalah 1:8 yang berarti dalam setiap satu kasus ada delapan orang yang terdeteksi berinteraksi dekat.

5.Tingkat kesembuhan COVID-19 Jakarta capai 90,1 persen pada Rabu

Tingkat kesembuhan dari paparan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Jakarta mencapai 90,1 persen setelah terjadi penambahan sebanyak 931 orang sembuh pada Rabu (11/4).

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id yang dipantau di Jakarta, Rabu, tingkat kesembuhan yang mencapai 90,1 persen itu meningkat dari hari sebelumnya sebanyak 89,9 persen, dari total pasien kasus positif yang terpantau pada hari Rabu ini sebesar 108.620 orang.
Pewarta : Livia Kristianti
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020