Satgas COVID-19 BUMN bagikan 1.000 masker di Candi Prambanan

Satgas COVID-19 BUMN bagikan 1.000 masker di Candi Prambanan

Satgas COVID-19 BUMN Kabupaten Sleman membagikan masker kain kepada pengunjung objek wisata Candi Prambanan. Foto Antara/Victorianus Sat Pranyoto

Sleman (ANTARA) - Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, membagikan 1.000 masker kain gratis kepada pengunjung di objek wisata Candi Prambanan, Minggu.

Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari pembagian 5.000 masker kain yang dilakukan Satgas COVID-19 BUMN Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Dengan kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian BUMN terhadap upaya pencegahan penyebaran COVID-19," kata Koordinator Satgas COVID-19 BUMN Kabupaten Sleman Usmansyah saat membagikan masker kain di Candi Prambanan, Sleman, Minggu.

Menurut dia, sebelumnya dari Satgas COVID-19 BUMN DIY mendistribusikan 5.000 masker kain untuk kabupaten/kota masing-masing sebanyak 1.000 masker.

"Kemudian untuk Kabupaten Sleman sengaja pembagian masker kami lakukan untuk pengunjung Candi Prambanan, ini juga sebagai upaya untuk memulihkan wisata di Candi Prambanan," katanya.

Usmansyah yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Pimissima (Persero) ini menyebutkan bahwa Candi Prambanan merupakan ikon pariwisata Yogyakarta dan Kabupaten Sleman.

"Setelah sempat beberapa waktu tutup akibat pandemi, sekarang Candi Prambanan sudah dibuka kembali dengan protokol kesehatan. Ini juga sebagai kampanye untuk selalu disiplin protokol kesehatan," katanya.

Ia mengatakan, dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin patuh dan disiplin untuk menerapkan protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran COVID-19.

"Harapannya masyarakat dapat semakin patuh dan disiplin terhadap anjuran pemerintah untuk selalu menerapkan protokol kesehatan COVID-19," katanya.

Masker kain yang dibagikan merupakan masker berbahan kain tiga lapis yang direkomendasikan selama pandemi COVID-19. Selain mampu menangkal cairan (cipratan) pada masker ini terdapat filter penahan partikel. Ada juga lapisan kain katun yang nyaman digunakan untuk kulit.

Masker ini juga dapat dicuci dan dapat digunakan kembali oleh pemiliknya. Saat ini banyak masker yang digunakan masyarakat yang tidak sesuai rekomendasi Satgas. Seperti masker scuba atau masker kain satu lapis.

"Kami juga ingin mengedukasi masyarakat bagaimana menggunakan masker yang aman, baik dan benar," katanya.

Secara nasional, seluruh BUMN diminta pemerintah untuk ikut mendistribusikan 500.000 masker yang direkomendasikan oleh Satgas.
#satgascovid-19
#ingatpesanibupakaimasker

Baca juga: PT TWC kenalkan Candi Borobudur dan Prambanan ke dunia internasional
Baca juga: Pengunjung Candi Prambanan dari luar daerah wajib bawa surat sehat


 
Dirut PT TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono bersama Dirut PT PT Pimissima (Persero) Usmansyah turut membagikan masker kain kepada pengunjung objek wisata Candi Prambanan. Foto Antara/Victorianus Sat Pranyoto
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020