Bupati Kerinci sebut daerahnya tak rawan lagi

Bupati Kerinci sebut daerahnya tak rawan lagi

Pjs Gubernur Jambi Restuardy Daud dan Bupati Kerinci H Adirozal. (ANTARA/HO/Pemprov Jambi)

Kerinci, Jambi (ANTARA) - Bupati Kerinci H Adirozal menyatakan daerah tersebut tidak lagi menjadi daerah rawan pada Pilkada Serentak 2020.

"Kabupaten Kerinci tidak lagi rawan saat penyelenggaraan pilkada, ini tidak lepas dari sinergitas semua pihak dalam menciptakan suasana yang kondusif," kata Adirozal, di Kerinci Provinsi Jambi, Senin.

Bupati Adirozal menyebutkan, Kabupaten Kerinci dahulunya merupakan daerah yang rawan pada saat menyelenggarakan pilkada, namun suasana menjadi lebih kondusif dan aman semenjak pemilihan bupati dan wakil bupati pada tahun 2018.

Ia menegaskan, pihaknya telah berkomitmen bersama Forkopimda Kabupaten Kerinci dalam menyukseskan Pilkada Serentak 2020.

Menurut Bupati, pilkada serentak saat ini yakni Pemilihan Gubernur Jambi memiliki kondisi yang berbeda dari pilkada dan pemilu sebelumnya.

"Kami terus mengajak masyarakat agar lebih berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pilkada serentak dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan," kata Adirozal.`

Pada Pilkada Serentak 2020 kali ini, di Kabupaten Kerinci hanya akan menyelenggarakan Pemilihan Gubernur Jambi yang diikuti tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

Tiga pasangan calon dalam Pilkada Gubernur Jambi 2020 adalah Cek Endra-Ratu Munnawaroh, Fachrori Umar-Syafril Nursal, dan pasangan Al-Haris - Abdullah Sani.

Berbeda dengan kota tetangganya, Kota Sungai Penuh yang juga akan menggelar pemilihan wali kota setempat.

Akhir pekan lalu, Kerinci juga mendapat kunjungan Pjs Gubernur Jambi Restuardy Daud yang melakukan sosialisasi Pilkada 2020 untuk meningkatkan partisipasi pemilih di daerah itu.

Dalam kunjungannya itu, Pjs Gubernur Jambi meminta agar Pemerintah Kabupaten Kerinci memaksimalkan sosialisasi Pilkada Serentak 2020 agar partisipasi pemilih di daerah itu optimal.

"Pilkada serentak tahun ini berbeda dengan pilkada tahun-tahun sebelumnya, karena saat ini kita menyelenggarakannya pada masa pandemi COVID-19. Pilkada serentak ini terdapat penyesuaian mengikuti protokol kesehatan, untuk menjamin kesehatan kita semua serta tidak menciptakan klaster baru penyebaran COVID-19," kata Restuardy.

Restuardy meyakni dengan sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi, Pemerintah Kabupaten Kerinci, forkopimda dan semua pihak terkait, penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 di Provinsi Jambi dapat berjalan sukses dengan protokol kesehatan yang ketat.
Baca juga: Penerima uang dalam pilkada bisa dipidana
Baca juga: Pelaku pembakaran di Kerinci dilimpahkan ke Polres
Pewarta : Syarif Abdullah
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020