Dishub rekayasa lalin di Jalan Raden Patah terkait penataan PKL

Dishub rekayasa lalin di Jalan Raden Patah terkait penataan PKL

Dokumentasi - Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji (tengah) meninjau lokasi Pasar Minggu yang akan menampung pedagang tumpah yang biasa berjualan di bahu jalan untuk masuk ke dalam pasar, Senin (31/8/2020). ANTARA/HO-Kominfotik Jaksel/am.

Jakarta (ANTARA) - Dinas Perhubungan merekayasa lalu Lintas di Jalan Raden Patah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terkait adanya penataan pedagang kaki lima (PKL) higienis.

Rekayasa lalu lintas (lalin) tersebut dimulai sejak 11 November hingga 30 Mei 2021 dengan panjang area pekerjaan 372 meter.

"Untuk PKL yang biasa berjualan dan parkir dipindahkan sementara di sisi utara dan delatan area pekerjaan dan di depan Al Azhar," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Lokasi pekerjaan itu berada di Jalan Raden Patah di sisi barat Gedung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai dari gerbang Bina Marga sampai  gerbang Sumber Daya Air.

Baca juga: Satpol PP sebut PKL ikan hias Jatinegara sebagai ikon Jakarta
Baca juga: 38 PKL Senen mendaftar untuk relokasi ke Pasar Baru


Syafrin mengatakan rekayasa lalu lintas sesuai dengan tahapan pekerjaan. Lokasi pekerjaan terbagi menjadi dua area.

Untuk area kerja sisi utara, pekerjaan dimulai dari gerbang Bina Marga sampai gerbang Raden Patah menggunakan satu lahan area parkir kendaraan roda empat dan satu lajur lalu lintas.
"Kendaraan masih dapat melintas menggunakan satu lajur," tutur Syafrin.

Sedangkan area kerja sisi selatan, pekerjaan dimulai dari gerbang Raden Patah sampai gerbang Sumber Daya Air menggunakan area parkir kendaraan roda dua jalur lambat.
"Lalu lintas dialihkan menggunakan jalur cepat," katanya.

Syafrin menjelaskan, setelah pekerjaan penataan PKL higienis selesai, fungsi dan lokasi parkir akan dikembalikan seperti semula.
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020