Pasien terkonfirmasi COVID-19 di Kulon Progo bertambah empat kasus

Pasien terkonfirmasi COVID-19 di Kulon Progo bertambah empat kasus

ASN di lingkungan Pemkab Kulon Progo menjalani rapid test yang diselenggarakan Dinkes. ANTARA/Sutarmi/aa.

Kulon Progo (ANTARA) - Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, bertambah empat kasus baru, sehingga total kasus di wilayah ini mencapai 278 kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Minggu, mengatakan empat pasien terkonfirmasi COVID-19, yakni KP-275 adalah laki-laki umur 52 tahun warga Pengasih yang riwayat kontak dalam penelusuran dan menjalani isolasi mandiri, KP-276 adalah laki-laki umur 36 tahun warga Sentolo memiliki riwayat kontak KP-261 dan menjalani isolasi mandri.

Kemudian, KP-277 adalah perempuan umur 53 tahun warga Wates merupakan pelaku perjalanan Wonogiri/Salatiga dan menjalani perawatan di RSUD Wates, dan KP-278 adalah perempuan umur 30 tahun warga Wates yang riwayat kontak dalam penelusuran dan menjalani isolasi mandiri.

"Hari ini, ada penambahan empat kasus, yakni dari Kapanewon Pengasih, Sentolo, dan dua orang dari Wates," kata Baning.

Kemudian, hari ini ada satu satu pasien terkonfirmasi COVID-19 yang sembuh, yakni KP-251 warga Wates.

Baca juga: Kulon Progo aktifkan selter pasien COVID-19 di desa-desa

Ia mengatakan, selama dua hari terakhir, Dinas Kesehatan Kulon Progo melakukan tracing kepada 39 orang baik Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN yang memiliki kontak dengan KP-274 dan KP-277. Dari 39 yang dites cepat, 50 persennya reaktif.

Saat ini, pihaknya sedang mendiskusikan kasus terkonfirmasi COVID-19 di internal Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo, terkait apakah perlu dilakukan penutupan sementara perkantoran. Di mana sebagian kasus sebagian dari sana.

"Yang diambil swab adalah keluarga kasus positif, teman positif, teman satu kantor dan lintas kantor yang masuk kriteria kontak erat positif. Terkait penutupan kantor masih menunggu hasil swab," katanya.

Baca juga: Pemkab Kulon Progo tutup Pasar Pripih antisipasi penyebaran COVID-19

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo, total suspek sebanyak 2.239 dengan rincian 26 probable meninggal dunia, 278 konfirmasi, dan 1.935 discarded. Kemudian, dari 278 konfirmasi rinciannya 20 isolasi rumah sakit, 45 isolasi mandiri, 205 sembuh, dan delapan meninggal dunia.

Kemudian, sebaran kasus konfirmasi COVID-19 di setiap kecamatan/kapanewon, yakni Wates 45 kasus, Kokap 43 kasus, Pengasih 38 kasus, Sentolo 31 kasus. Lendah 29 kasus, Temon 23 kasus, Galur dan Nanggulan masing-masing 18 kasus, Panjatan 17 kasus, Kalibawang tujuh kasus, Girimulyo lima kasus, dan Samigaluh tiga kasus.

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang memiliki gejala demam disertai batuk, ada nyeri tenggorokan, nyeri dan menyebabkan sesak nafas, gangguan dalam indera penciuman dan perasa, segera menghubungi puskesmas terdekat supaya dapat segera ditangani," katanya.

Baca juga: 1.093 ASN Pemkab Kulon Progo telah lakukan tes cepat cegah COVID-19
Pewarta : Sutarmi
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020