Lensa Community sabet rekor MURI foto pesepeda terbanyak

Lensa Community sabet rekor MURI foto pesepeda terbanyak

Lensa Community pecahkan rekor MURI foto pesepeda terbanyak. ANTARA/HO.

Jakarta (ANTARA) - Lensa Community berkolaborasi dengan fotografer profesional Panji Indra berhasil mendapat rekor MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia) melalui foto pesepeda dalam jumlah terbanyak.

Tercatat sebanyak 837 pesepeda berhasil difoto dalam waktu sehari melalui proyek kolaborasi "The Cyclist Portrait Ride to 500” tersebut. Sesuai namanya, awalnya proyek fotografi ini menargetkan 500 pesepeda. Namun karena tingginya animo, jumlah peserta melonjak.

"Pencapaian rekor MURI ini bagi Lensa Community adalah apresiasi yang kami syukuri. Kami juga berterima kasih kepada para pesepeda yang mendukung dan berpartisipasi, dengan animo yang begitu besar," kata Christian Setiawan selaku perwakilan Lensa Community, dalam keterangan resminya, Selasa.

Christian mengatakan mengatakan proyek fotografi “Ride to 500” bertujuan untuk memberikan inspirasi untuk para visualgraphy untuk terus berkarya termasuk di masa yang sulit ini.

“Ride to 500” digelar di tiga titik favorit pegiat sepeda di daerah Jakarta dan Bintaro. Lokasi tersebut dimulai dari Parking Lot Burger King Emerald Bintaro Jaya, Senayan Park (Spark), hingga Jakarta International Velodrome dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Kolaborasi Lensa Community dan Panji Indra ini berawal dari movement sang fotografer di Instagram yang diberi nama The Cyclist Potrait. Dalam movement tersebut, Panji Indra mengabadikan para pesepeda di Jakarta, dari berbagai kalangan dalam bentuk fotografi portrait.

"Gue berharap ke depannya awareness masyarakat yang menyukai sepeda bisa lebih besar dan semuanya punya semangat yang sama," ujar Panji.

Baca juga: "Akhirat a Love Story" pamer dua foto "first look"

Baca juga: Akhmad Munir: Pameran foto ANTARA bangun semangat gotong-royong

Baca juga: Vespagraphy kenalkan fotografi alternatif sambil Touring Hari Pahlawan
Pewarta : Yogi Rachman
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020