Warga Amerika diimbau tak bepergian selama Thanksgiving

Warga Amerika diimbau tak bepergian selama Thanksgiving

Dokumentasi - Gerbang perbatasan Amerika Serikat dan Kanada di Lacolle, Quebec, Kanada, 17/4/2020, ditutup di tengah peningkatan wabah virus corona (COVID-19). ANTARA/REUTERS/Christinne Muschi/aa.

Washington (ANTARA) - Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengimbau warga Amerika agar tidak bepergian selama liburan Thanksgiving pekan depan guna meminimalisir penyebaran COVID-19 saat kasus di seluruh negeri meningkat.

Imbauan tersebut merupakan "imbauan kuat", tidak diharuskan, kata pejabat CDC Henry Walke melalui telepon pada Kamis (19/11).

CDC mengatakan bahwa imbauan dikeluarkan setelah banyak negara bagian di seluruh negeri mengalami lonjakan kasus dalam beberapa pekan terakhir.

"Kami khawatir dengan lonjakan eksponensial kasus, rawat inap, dan kematian," kata Walke.

CDC mengimbau warga agar tidak berkumpul dengan siapa pun yang berbeda tempat tinggal, setidaknya selama 14 hari, yakni masa inkubasi virus corona. Pihaknya juga mengunggah saran-saran tentang berlibur aman bagi warga Amerika yang tetap ingin bepergian.

Thanksgiving dan Hari Natal biasanya menjadi waktu tersibuk bagi perjalanan domestik saat warga Amerika di seluruh negeri berkumpul bersama sanak saudara dan para kerabat.

Saham perusahaan maskapai dan perhotelan terjun bebas sejak awal pandemi, sementara para pejabat publik mengimbau masyarakat agar menghindari perjalanan yang tidak perlu.

Sumber: Reuters

Baca juga: AS, Kanada, Meksiko masih tutup perbatasan hingga Desember

Baca juga: New York City tutup sekolah umum karena COVID-19 memburuk

Baca juga: 130 anggota Dinas Rahasia AS positif corona selama kampanye Trump


 

Trump positif COVID-19, ini saran ekonom untuk Pemerintah RI

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020