GTPP: Tren positif COVID-19 di Aceh terus menurun sejak November

GTPP: Tren positif COVID-19 di Aceh terus menurun sejak November

Ilustrasi - Petugas melakukan pemindaian suhu tubuh terhadap penumpang kapal lambat dari Kota Sabang saat tiba di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh, Jumat (5/6/2020). ANTARA/Khalis.

Banda Aceh (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Aceh menyatakan tren kasus positif virus corona di Tanah Rencong terus menunjukkan penurunan sejak awal November 2020, sehingga warga diminta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Meski ada penambahan kasus konfirmasi baru setiap hari namun trennya terus menurun sejak awal November 2020," kata Juru Bicara COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Senin.

Ia menjelaskan, pada periode 2–8 November kasus konfirmasi baru mencapai 261 orang, lalu turun menjadi 224 orang pada periode 9-15 November, dan turun lagi menjadi 213 kasus pada periode 16-22 November, sehingga total kasus dalam tiga periode itu sebanyak 698 orang.

Kemudian, lanjut dia, untuk jumlah pasien  COVID-19 yang sembuh bertambah sebanyak 1.041 orang dalam periode waktu yang sama. Sedangkan jumlah pasien meninggal dunia 29 orang, dan tidak ada kasus meninggal dunia dalam lima hari terakhir.

“Melihat tren jumlah yang sembuh lebih tinggi dan hampir dua kali lipat jumlah kasus konfirmasi baru dalam tiga minggu terakhir, kita optimistis pandemi segera berakhir di Aceh, namun kita tetap waspada dan tidak mengabaikan protokol kesehatan," katanya.

Ia menambahkan, penularan COVID-19 masih terjadi di masyarakat, terlihat dari laporan penambahan kasus harian. Sebab itu warga diminta tidak lengah, apalagi mengabaikan 3M, yakni menjaga jarak dan menghindari kerumunan, memakai masker, dan mencuci tangan.

Hingga Senin, tambah dia, kasus konfirmasi positif baru COVID-19 di Aceh bertambah 30 orang, begitu juga dengan pasien yang dinyatakan sembuh bertambah 30 orang. Namun, nihil kasus corona yang meninggal dunia.

Kasus baru itu meliputi warga Aceh Singkil 11 orang, warga Pidie dan Bireuen tiga orang, warga Aceh Besar, Aceh Utara, dan Banda Aceh masing-masing dua orang serta beberapa kasus baru lainnya tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Tanah Rencong.

"Sedangkan warga yang sembuh paling banyak asal Banda Aceh 22 orang, Aceh Tamiang empat orang, Aceh Barat tiga orang dan satu orang warga Simeulue," katanya.

Secara akumulatif, kasus COVID-19 di Aceh mencapai 8.154 orang, di antaranya 6.721 orang telah sembuh, 301 orang meninggal dunia dan 1.132 orang masih dirawat di rumah sakit rujukan atau isolasi mandiri.

Baca juga: Prokes di Unsyiah diperketat saat pemberlakuan belajar tatap muka

Baca juga: Angka kesembuhan COVID-19 Banda Aceh capai 91,7 persen

Baca juga: Banyak paramedis terpapar COVID-19 di Aceh akibat pasien tidak jujur

 
Pewarta : Khalis Surry
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020