DPR minta pemerintah perjuangkan kesejahteraan guru honorer

DPR minta pemerintah perjuangkan kesejahteraan guru honorer

Ketua DPR RI Puan Maharani (kiri) menghadiri upacara penganugerahan tanda jasa dan tanda kehormatan di Istana Negara, Jakarta, Rabu. (Istimewa)

Jakarta (ANTARA) - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah meningkatkan perhatian dan kesejahteraan para guru, khususnya guru honorer, sehingga diharapkan seleksi untuk satu juta guru honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat terealisasi dengan baik pada 2021.

"Peran guru sangat vital dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Ini harus jadi perhatian serius, dan kami di DPR RI akan terus memperjuangkan kesejahteraan guru honorer dan pengangkatan guru honorer menjadi ASN agar segera terwujud,” kata Puan dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Percepatan pengangkatan guru honorer diharap atasi kekurangan guru

Hal itu dikatakan Puan dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional.

Dia mengatakan, peringatan Hari Guru Nasional tahun ini harus jadi momentum untuk menegaskan komitmen dan upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan guru sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi sumber daya manusia Indonesia.

Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, Puan juga menyampaikan terima kasihnya pada seluruh guru yang terus berkomitmen mendidik dan mencerdaskan generasi bangsa di tengah pandemi COVID-19.

Baca juga: Nadiem minta dinas pendidikan ajukan formasi kebutuhan guru PPPK

"Terima kasih para guru, untuk komitmen terus berbakti di masa-masa yang tidak mudah ini," ujarnya.

Politikus PDI Perjuangan itu menilai tantangan yang dihadapi para guru semakin bertambah di masa pandemi karena diharuskan berinovasi dan kreatif dengan model pembelajaran jarak jauh atau daring, hingga ada yang mengunjungi para siswa-siswinya secara bergantian demi memberikan pendampingan saat belajar di rumah.

Baca juga: Legislator: Kemendikbud perjelas mekanisme pengangkatan guru honorer

Pewarta : Imam Budilaksono
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020