Cak Imin serukan bangun solidaritas di tengah pandemi

Cak Imin serukan bangun solidaritas di tengah pandemi

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar di Jombang, Jawa Timur. ANTARA/Handout/aa.

Jombang (ANTARA) - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyerukan kepada masyarakat untuk terus membangun solidaritas sosial di tengah pandemi COVID-19 yang hingga kini masih terjadi.

"Saling membantu dengan semangat persaudaraan itulah kata kuncinya," kata Muhaimin Iskandar di Jombang, Jawa Timur, Jumat.

Cak Imin, sapaan akrabnya mengatakan pandemi COVID-19 telah berlangsung hampir delapan bulan. Dampak dari pandemi COVID-19 ini membuat hampir seluruh sendi kehidupan masyarakat terasa berhenti mulai ekonomi, pendidikan hingga sosial.

"Ilmu pengetahuan pun tampak belum mampu berbuat banyak menghadapi pandemi ini," ujarnya.

Baca juga: Cak Imin harap pesantren jadi solusi darurat pendidikan nasional

Baca juga: Kunjungi Cianjur, Wakil Ketua DPR soroti sektor pertanian


Pihaknya tidak ingin pandemi COVID-19 membuat semangat bermasyarakat pudar. Saat ini pihaknya berkonsentrasi untuk mendampingi masyarakat, salah satunya membahas persoalan pupuk agar para petani bisa mendapat pupuk yang murah.

Selain itu, bantuan untuk alat-alat pertanian juga diberikan dengan harapan hasil produksi pertanian para petani lebih optimal. Salah satunya bantuan traktor yang membantu para petani dalam meningkatkan nilai tambah.

"Kami terus berupaya mengkordinasikan soal pupuk ini agar petani bisa mendapat yang terbaik," kata dia.

Ia berharap berbagai bantuan sosial yang telah disalurkan tersebut dapat meringankan beban masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

"Semoga semua ini bisa makin menguatkan solidaritas kita bersama dan membantu masyarakat di tengah pandemi," ucap Muhaimin berharap.

Muhaimin Iskandar berkesempatan menyapa ribuan warga Jombang yang hadir secara fisik dan virtual. Masyarakat itu terdiri dari para guru ngaji, lembaga-lembaga pendidikan, serta para petani. Pandemi COVID-19 diharuskan membatasi kerumunan, demi mencegah penyebaran COVID-19.

Di hadapan ribuan guru mengaji, para pendidik, petani, dan para pelaku usaha mikro dan kecil, dirinya juga menegaskan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat. (*)
Pewarta : Asmaul Chusna
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020