Perempuan pemimpin diharapkan tingkatkan partisipasi perempuan

Perempuan pemimpin diharapkan tingkatkan partisipasi perempuan

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga (kiri) saat mengukuhkan secara simbolik 300 perempuan pemimpin Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak dari 10 kabupaten di Jakarta, Jumat (27/11/2020). ANTARA/Humas Kemen PPPA/pri.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga berharap 300 perempuan pemimpin di 10 kabupaten yang telah dikukuhkan dapat meningkatkan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan.

"Semoga mandat ini dapat dijalankan dengan baik, sehingga dapat meningkatkan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan, demi menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, perkawinan anak, pekerja anak, dan meningkatkan ekonomi perempuan," kata Bintang melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu.

Bintang mengatakan peningkatan partisipasi perempuan harus dimulai dari tingkat desa sebagai salah satu kunci mencapai kesetaraan gender. Partisipasi dan peran aktif perempuan diharapkan mendorong keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan dan menciptakan program-program yang berperspektif pada kepentingan perempuan desa.

"Kebijakan yang berperspektif perempuan akan mempermudah perempuan menjemput berbagai kesempatan yang selama ini sulit mereka akses," tuturnya.

Pengukuhan perempuan pemimpin merupakan acara penutup dari rangkaian Pelatihan Kepemimpinan Perempuan Perdesaan 2020. Pelatihan dan pengukuhan tersebut sejalan dengan Nawacita ketiga Presiden Joko Widodo untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa.

Bintang berharap Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak dapat memastikan perempuan dan anak menjadi bagian dari pembangunan perdesaan dengan ikut serta dalam pengambilan keputusan.

"Juga untuk memastikan perempuan dan kebijakan perdesaan yang dihasilkan lebih ramah perempuan dan mengedepankan pelindungan anak," katanya. (T.D018)
Pewarta : Dewanto Samodro
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020