Kemarin Presiden soroti peningkatan kasus COVID-19 DKI dan Jawa Tengah

Kemarin Presiden soroti peningkatan kasus COVID-19 DKI dan Jawa Tengah

Seorang tenaga medis yang mengenakan baju hazmat bersiap melapor kepada petugas saat mengantar pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet di Jakarta, Rabu (25/11/2020). (ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)

Jakarta (ANTARA) - Pada Senin (30/11) Presiden Joko Widodo menyoroti peningkatan kasus COVID-19 di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Tengah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan peringatan terkait peningkatan aktivitas Gunung Api Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur.

Selain itu ada warta mengenai peningkatan aktivitas Gunung Merapi dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj yang menjalani perawatan di rumah sakit karena COVID-19 yang bisa disimak kembali dalam rangkuman berita berikut.

Presiden soroti peningkatan drastis kasus COVID-19 di Jakarta dan Jateng

Presiden Joko Widodo meminta jajarannya memberikan perhatian khusus pada wilayah DKI Jakarta dan Jawa Tengah, yang menghadapi peningkatan kasus COVID-19 signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Gunung Api IIi Lewotolok kembali erupsi

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa Gunung Api Ili Lewotolok kembali erupsi, mengeluarkan kolom abu setinggi kurang lebih 700 meter dari atas puncak atau 2.123 meter di atas permukaan laut pada hari Senin ini pukul 23.20 WITA.

Konsentrasi gas CO2 Gunung Merapi meningkat

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan bahwa konsentrasi gas CO2 di Gunung Merapi yang berada di wilayah perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah meningkat menjadi 675 bagian per juta.

Pemimpin PBNU positif COVID-19

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj meminta doa dari masyarakat agar segera diberi kesembuhan setelah dikonfirmasi tertular COVID-19 dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
 
Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2020