Kristal salju inspirasi koleksi baru jam tangan

Kristal salju inspirasi koleksi baru jam tangan

Olivia Burton rilis koleksi baru Ice Queen Collection (ANTARA/HO)

Jakarta (ANTARA) - Olivia Burton menghadirkan koleksi baru yang merupakan edisi terbatas Natal dengan rancangan yang terinspirasi dari keajaiban dan keindahan kristal salju di musim dingin.

Warna pastel dan elemen kristal salju pada dial dilengkapi dengan keindahan dari kristal Swarovski memberikan sentuhan natal yang sempurna pada Ice Queen Collection.

Brand Manager Olivia Burton Indonesia Yuki Meliana mengatakan keindahan alam selalu jadi inspirasi yang kemudian dipadukan dengan tren fesyen.

Baca juga: Samsung: "smartwatch" diminati sejak pandemi

Baca juga: Qualcomm Snapdragon 4100+ mendukung kamera 16 MP di "smartwatch"

Sebelumnya, mereka meluncurkan koleksi Under The Sea, kali ini inspirasinya datang dari kristal salju yang dituangkan ke dalam detail-detail pada jam tangan.

"Seperti pola snowflakes pada dial jam yang dilapisi Mother of Pearl maupun Swarovski Crystal yang dapat bergerak dalam dial jam seakan membentuk keindahan kristal salju yang turun dari langit," kata Yuki seperti dikutip dari keterangan resmi, Rabu.

Tersedia dua versi, yakni Ice Queen Silver Mesh & Rose menampilkan warna-warni dari kristal salju yang dikombinasikan dengan Mother of Pearl yang bisa menangkap cahaya dan menampilkan keindahan yang tak terduga. Juga Ice Queen Silver Mesh & Rose, perpaduan antara silver mesh strap dan rose gold marker untuk kesan elegan.

Snow Globe Dial with Rose Gold Mesh hadir dengan perpaduan Mother of Pearl berukuran 30mm dengan kristal Swarovski yang membentuk kepingan salju yang turun dari langit. Jam Snow Globe Dial with Rose Gold juga diikat dengan rose gold mesh strap, yang cocok untuk pencinta fesben.

Koleksi terbaru ini bisa didapatkan secara daring dan luring di toko-toko yang tersebar di pusat perbelanjaan Jakarta.

Baca juga: Citizen luncurkan CZ Smart, smartwatch dengan layar digital sentuh
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020