Kemarin, inflasi dari pangan hingga KAI dapat suntikan Rp3,5 triliun

Kemarin, inflasi dari pangan hingga KAI dapat suntikan Rp3,5 triliun

Ilustrasi - Inflasi (Foto/ANTARA). (.)

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Selasa (1/12) kemarin, mulai dari Badan Pusat Statistik yang mencatat inflasi sebesar 0,28 persen dipicu dari harga pangan, hingga PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang mendapat suntikan investasi sebesar Rp3,5 triliun.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:

1. BPS catat kenaikan harga pangan picu inflasi November 2020

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan harga sejumlah pangan telah memicu terjadinya inflasi pada November 2020 sebesar 0,28 persen.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto di Jakarta, Selasa, mengatakan salah satu penyebab terjadinya kenaikan harga itu adalah pasokan yang terganggu karena musim hujan.

Berita selengkapnya klik di sini

2. SMI suntik investasi Rp3,5 triliun untuk operasional KAI

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI merealisasikan bantuan program Pemulihan Ekonomi Nasional dalam bentuk Investasi Pemerintah (IP PEN) senilai Rp3,5 triliun kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mendukung operasional perseroan.

Investasi tersebut diharapkan dapat mendukung PT Kereta Api Indonesia atau KAI yang mengalami penurunan pendapatan secara serius akibat pembatasan layanan perjalanan penumpang kereta api selama masa pandemi COVID-19.

Berita selengkapnya klik di sini

3. OJK segera terbitkan aturan baru untuk pasar modal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera menerbitkan regulasi baru untuk pasar modal melalui Peraturan OJK (POJK) tentang securities crowdfunding dan disgorgement fund, yang ditargetkan dapat diterbitkan sebelum akhir tahun ini.

"Hopefully ini bisa keluar tahun ini, artinya pada bulan ini. Sekarang masih berproses di Kementerian Hukum dan HAM untuk proses pengundangannya," kata Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 1A OJK Luthfi Zain Fuady saat acara media gathering di Jakarta, Selasa.

Berita selengkapnya klik di sini

4. Luhut minta Jateng tingkatkan fasilitas isolasi terpusat

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meningkatkan pemanfaatan fasilitas isolasi terpusat sebagai upaya menekan kenaikan angka terkonfirmasi positif COVID-19 di lima kabupaten dan kota di Jateng.

Luhut menilai pemanfaatan fasilitas isolasi terpadu akan dapat menekan penularan virus corona tersebut. Dia juga khawatir bila pasien yang sudah terkonfirmasi positif tidak segera diisolasi justru akan menularkan kepada keluarga terdekat sehingga menjadi klaster keluarga.

Berita selengkapnya klik di sini

5. Dirut Jiwasraya: Intinya kita membayar 100 persen ke nasabah

PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menegaskan pihaknya akan membayar atau mengembalikan dana 100 persen kepada nasabah sesuai rekomendasi hasil laporan Panitia Kerja (Panja) Jiwasraya Komisi VI DPR RI.

"Intinya bahwa Jiwasraya menghormati polis yang sudah disepakati sebelumnya, tetapi berhubung keterbatasan dana yang tersedia maka memakai skema. Intinya kita membayar 100 persen, tetapi dicicil dengan jangka waktu yang indikatifnya 15 tahun, atau apabila ingin menghendaki lebih cepat, maka harus ada penyesuaian nilai tunai," ujar Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko di Jakarta, Selasa.

Berita selengkapnya klik di sini

 
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020