Pemkot Jakpus pastikan akan awasi penerapan 3M di pengungsian banjir

Pemkot Jakpus pastikan akan awasi penerapan 3M di pengungsian banjir

Simulasi pemeriksaan kesehatan warga lanjut usia dalam penanganan banjir yang mengedepankan protokol kesehatan di Kampung Tangguh Bencana RW 005 Karet Tengsin, Jakarta Pusat, Rabu (2/12/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Pusat memastikan akan mengawasi penerapan protokol kesehatan yakni 3M (mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak) di lokasi pengungsian apabila terjadi banjir.

Lurah Karet Tengsin Hari Ananda mengatakan nantinya akan ada penanggung jawab atau 'person in charge' (PIC) yang bertugas mengawasi protokol kesehatan di pengungsian untuk korban banjir.

Baca juga: RW 01 Rawa Buaya disiapkan jadi Kampung Tangguh Bencana

"Kampung Tangguh Bencana itu ada pengurusnya yang jelas komandonya di bawah Pak RW. Nah di tiap lokasi pengungsian ada penanggung jawab untuk memisahkan mana pengungsi rentan, mana pengungsi umum, mana pengungsi yang 'suspect' COVID-19. Mereka juga bertanggung jawab atas pelaksanaan 3M," ujar Hari Ananda dalam kegiatan simulasi penanganan banjir di Kampung Tangguh Bencana RW 005 di Lapangan STU, Rabu.

Lebih lanjut Hari menjelaskan penanggung jawab itu pun nantinya bertanggung jawab untuk mengawasi anak-anak agar tidak berkeliaran dan menimbulkan kerumunan saat berada di pengungsian.

"Penanggung jawab juga akan menjaga anak-anak itu, jadi protokol kesehatan kita pastikan diawasi," ujar Hari.

Baca juga: Tes usap di pengungsian banjir diharapkan selesai delapan jam

Pada simulasi penanganan banjir di Karet Tengsin penerapan protokol kesehatan pun terlihat ketat. Seluruh petugas diminta menggunakan masker, tersedia juga 'handsanitizer' untuk memudahkan masyarakat membersihkan tangan.

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi pun mengingatkan penerapan protokol kesehatan harus diketatkan jika pengungsian banjir dibangun.

Baca juga: Jakarta Pusat adakan simulasi Kampung Tangguh Bencana atasi banjir

"Pokoknya masker jangan lupa nanti disiapkan ya. Handsanitizer juga jangan lupa disediakan, jaga jarak juga jangan lupa. Itu meski di pengungsian jangan kendor tapi justru dijaga dan diawasi," kata Irwandi berpesan dalam Apel sebelum Simulasi Penanganan Banjir Kampung Tangguh dimulai.

Irwandi pun mengatakan simulasi di Karet Tengsin itu menjadi contoh untuk diterapkan di Kelurahan dan Kecamatan lainnya di Jakarta Pusat.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#jagajarak
Pewarta : Livia Kristianti
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020