6.666 pasien COVID-19 di Jakarta dievakuasi gunakan bus sekolah

6.666 pasien COVID-19 di Jakarta dievakuasi gunakan bus sekolah

Petugas Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengevakuasi pasien COVID-19 menggunakan bus jemputan sekolah dari sejumlah Puskesmas di Jakarta, Senin (28/9/2020). ANTARA/HO-UPAS Dishub DKI Jakarta/am.

Jakarta (ANTARA) - Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah mengevakuasi sebanyak 6.666 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di wilayah DKI Jakarta menggunakan bus jemputan sekolah sejak Maret hingga November 2020.

"Total sudah 6.666 pasien yang kita bawa ke rumah sakit rujukan serta Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet dalam sembilan bulan terakhir," kata Kepala Unit Angkutan Sekolah Dinas Perhubungan DKI Jakarta Alli Murthado di Jakarta, Kamis.

Alli mengatakan pasien yang dievakuasi berasal dari seluruh wilayah di Jakarta setelah yang bersangkutan terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap oleh tim medis.

Menurut Alli pasien tersebut didominasi klaster keluarga yang terdiri dari anak serta kedua orang tua yang tinggal dalam satu rumah.

"Dalam satu bulan terakhir ini memang ada peningkatan kasus lagi di Jakarta, mayoritasnya klaster keluarga," ujar Alli.

Alli menambahkan evakuasi pasien dilakukan menindaklanjuti arahan petugas kesehatan bahwa pasien tersebut tidak memungkinkan melakukan isolasi mandiri karena tempat tinggal yang sempit serta berada di permukiman padat hunian.

Alli mengatakan proses evakuasi terakhir dilakukan terhadap 149 pasien COVID-19 tersebar di 13 lokasi DKI Jakarta pada Rabu kemarin.

"19 di antaranya kita rujuk ke rumah sakit dan sisanya ke Wisma Atlet," tutur Alli.

Unit Angkutan Sekolah Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiagakan 15 armada jemputan sekolah dan melibatkan 32 personel yang bertugas sebagai sopir.

Mereka bersiagakan selama 24 jam untuk bergerak mengevakuasi pasien pada pagi, sore dan malam hari.

"Petugas jemputan bergerak menuju Puskesmas setelah semua pasien dikumpulkan di sana," ucap Alli.

Bus yang mengevakuasi pasien COVID-19 dikawal mobil ambulans untuk mempercepat proses pengantaran.

Setelah seluruh pasien dipastikan tiba di rumah sakit, seluruh armada bus sekolah kembali ke pangkalan di kawasan Hek, Cibubur, Jakarta Timur untuk dilakukan sterilisasi menggunakan disinfektan.

"Termasuk pengendara bus jemputan sekolah kota cek kesehatannya," ungkap Alli.

Baca juga: 50 bus sekolah dikerahkan urai kepadatan penumpang KRL Jakarta-Bogor
Baca juga: Operasional bus sekolah di Jakarta akan dihentikan
Baca juga: Kurangi macet, pemprov DKI akan tambah bus sekolah
Pewarta : Andi Firdaus
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2020