FK Uhamka digandeng KSP lakukan tes usap pegawai

FK Uhamka digandeng KSP lakukan tes usap pegawai

KSP memberi hibah alat kesehatanberupa Real – Time PCR Thermal Cyber Mini 8 dengan spesifikasi peralatan Imunologi dan Mikrobiologi RNA Preanalytical Systems, kepada Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (FK Uhamka) pada 27 Oktober 2020. (FOTO ANTARA/HO-dok pri)

Jakarta (ANTARA) - Kantor Staf Presiden (KSP) menggandeng Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (FK Uhamka) untuk melakukan tes usap bagi pegawainya.

“Untuk teknis pengambilan tes usap dilakukan di RS Islam Cempaka Putih, sedangkan pemeriksaan PCR (polymerase chain reaction)-nya dilakukan di Laboratorium penelitian Fakultas Kedokteran Uhamka (Biosafety Level 2), dengan melibatkan dosen-dosen FK Uhamka yang ahli dalam bidang biomolekuler,” kata Dekan FK Uhamka, Dr dr Wawang S Sukarya Sp.OG (K) MARS, MH.Kes, dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Dosen-dosen FK Uhamka yang terlibat yakni Kepala Program Studi Sarjana Kedokteran dr Endin Nokik Stujanna, yang mendapat gelar PhD nya di Tsukuba University Jepang.

Untuk pengambilan tes usap di RS. Cempaka Putih (Mitra Jejaring RS Pendidikan FK Uhamka) dilakukan oleh dosen FK Uhamka yang bertugas di rumah sakit tersebut.

“Di laboratorium FK Uhamka pemeriksaan di komandani oleh ahli biomolekuler Dr Erlin Listiyaningsih MKes dan dr Rini Latifah seorang dokter spesialis Mikrobiologi Klinik,” katanya.

Selain itu, Dr Erlin Listyaningsih memiliki pengalaman dalam bidang biomolekuler karena pernah bekerja di proyek Naval Medical Research Unit 2 (NAMRU-2), dan di Pusat Penelitian di RS Jantung Harapan Kita, Jakarta.

Sedangkan dr Rini Latifah, SpMK, selain sebagai dosen FK Uhamka juga menjabat sebagai Kepala Laboratorium rumah sakit khusus paru di RS Paru Dr M Goenawan Partowidigdo di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 

“Ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi kami atas kepercayaan yang diberikan KSP karena tidak semua Fakultas Kedokteran di Indonesia mendapat kepercayaan seperti ini, apalagi FK di perguruan tinggi swasta PTS). Kami merasa terhormat mendapat kepercayaan dan kesempatan yang sangat langka ini,” kata Wawang S Sukarya.

Pengambilan tes usap dilakukan di RS Islam Cempaka Putih karena lokasinya yang relatif dekat dengan kantor KSP. Selain itu ada dosen FK Uhamka yang bertanggung jawab terhadap pengambilan swab tersebut, karena memang ahlinya.

“Kami bersyukur mempunyai SDM yang mumpuni dalam bidang biomolekuler. Tentu kami akan terus berusaha menjaga amanah yang telah diberikan KSP pada FK Uhamka. Semoga ke depannya, kami dapat melayani masyarakat yang memerlukan. Untuk kepercayaan ini, kami berterima kasih sekali kepada pemerintah melalui KSP yang telah mempercayai kami,” katanya.

Sebelumnya, KSP juga memberi hibah alat kesehatan berupa Real  Time PCR Thermal Cyber Mini 8 dengan spesifikasi peralatan Imunologi dan Mikrobiologi RNA Preanalytical Systems, pada 27 Oktober lalu.

“Dengan alat ini kami juga dapat melayani masyarakat yang memerlukan dan mengembangkan keilmuan dalam bidang biomolekuler.”

Hibah itu diberikan KSP melalui Kepala Bagian Umum Sekretariat KSP, Agung Setiawan SE, MSi dan diterima langsung Rektor Uhamka Prof Dr Gunawan Suryoputro, M.Hum disaksikan Dekan Fakultas Kedokteran Uhamka beserta jajarannya dan sejumlah staf KSP, di kampus FK Uhamka di Parung Serab Kota Tangerang.

Rektor UHAMKA Prof Gunawan Suryoputro mengucapkan terima kasih karena mendapat kepercayaan dari pemerintah yang diwakili KSP.

“Insya Allah akan digunakan demi kemaslahatan umat. Peralatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk pelayanan, tapi juga untuk Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dalam rangka peningkatan kualitas SDM UHAMKA pada umumnya, dan FK UHAMKA pada khususnya. Sekaligus ikut menunjang tercapainya masyarakat Indonesia yang sehat dan sejahtera,” demikian Gunawan Suryoputro.

Baca juga: Uhamka kerja sama pendidikan dengan tiga universitas di Uzbekistan

Baca juga: Fikes Uhamka tolak promosi rokok elektronik

Baca juga: 174 Universitas Muhammadiyah diminta jadi pusat unggulan

Baca juga: 30 Perguruan Tinggi Muhammadiyah gandeng Universitas Brunei

Pewarta : Indriani
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020