Mantan pelatih nilai Murray masih bisa bersaing dengan petenis top

Mantan pelatih nilai Murray masih bisa bersaing dengan petenis top

Petenis Inggris Andy Murray meninggalkan lapangan setelah ditaklukkan Stanislas Wawrinka asal Swiss pada hari pertama turnamen Grand Slam French Open di Roland Garros pada 27 September 2020. (Photo by Anne-Christine POUJOULAT / AFP) (AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULAT)

Jakarta (ANTARA) - Mantan pelatih Andy Murray, Daniel Vallverdu, optimistis pemegang tiga gelar juara Grand Slam itu masih mampu bersaing dengan sejumlah petenis top dunia dan menganggap para penggemar tenis beruntung karena masih bisa menyaksikan Murray beraksi di lapangan.

Pelatih berkebangsaan Venezuela itu kini tengah melatih pemenang tiga Grand Slam lainnya, yakni Stan Wawrinka. Pada putaran pertama French Open tahun ini, Wawrinka menaklukkan Murray dengan skor 6-1, 6-3, 6-2.

Baca juga: Murray jumpa Wawrinka di putaran pertama French Open

Hasil tersebut merupakan kekalahan terburuk yang pernah dialami Murray dalam turnamen Grand Slam. Terlebih waktu itu dia baru saja kembali ke lapangan setelah absen tiga tahun karena harus menjalani dua operasi besar pada bagian pinggulnya.

Kekalahan itu juga membuat juara Grand Slam tujuh kali Mats Wilander menyarankan agar Murray mempertimbangkan kembali haknya untuk menerima wild card dalam turnamen-turnamen besar di tengah munculnya banyak petenis muda bertalenta.

Baca juga: Murray dan Bouchard dapat "wildcard" berlaga di Roland Garros

“Yang dia (Murray) sungguh luar biasa. Dia bisa bangkit setelah cedera parah yang dialaminya. Kita beruntung sampai sekarang masih bisa melihat dia beraksi di lapangan , bukan hanya di ruang ganti,” kata Vallverdu dikutip dari Reuters, Kamis.

Vallverdu merupakan bagian dari tim Murray pada 2010 dan 2014. Kala itu, Murray sukses menyabet gelar juara US Open, Wimbledon serta medali emas tunggal putra dalam Olimpiade London.

Baca juga: Murray bersemangat hadapi US Open
Baca juga: Andy Murray yakin main kembali pada level tinggi

“Selama dia (Murray) bisa menjaga agar tubuhnya tetap sehat dan bugar, saya tidak heran kalau tahun depan dia bisa mengukir prestasi yang membanggakan,” ujar Vallverdu.

Vallverdu masih berusia 24 tahun ketika melatih Murray yang hanya terpaut satu tahun lebih muda darinya. Tak hanya Murray, dia juga melatih sederet bintang tenis lainnya, yakni Tomas Berdych, Grigor Dimitrov dan mantan petenis putri rangking satu dunia Karolina Pliskova.

Baca juga: Karolina Pliskova berpisah dengan pelatih Vallverdu

“Selama dia bisa menjaga kesehatannya, saya yakin dia mampu bersaing dengan para petenis top dunia, bahkan dalam turnamen-turnamen besar sekalipun. Saya tidak pernah meragukan kemampuannya,” tambah Vallverdu.

Di sisi lain, Vallverdu meyakini bahwa dasar dari sebuah hubungan dengan pemain adalah profesionalisme dan rasa hormat antara satu sama lain.

“Sebagai pelatih, saya harus selalu berusaha membuat pemain mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan saya juga harus membantu pemain untuk memaksimalkan potensinya itu,” ungkap Vallverdu.

Pewarta : Rr. Cornea Khairany
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020