Ragukan akurasi regulator Inggris, pakar medis AS Fauci minta maaf

Ragukan akurasi regulator Inggris, pakar medis AS Fauci minta maaf

Dokumentasi - Dr. Anthony Fauci, pakar Penyakit Alergi dan Menular, di Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat, bersama Presiden Donald Trump yang meninggalkan tempat setelah jumpa pers. ANTARA/REUTERS/JONATHAN ERNST.

London (ANTARA) - Pakar penyakit menular terkemuka Amerika Serikat, Anthony Fauci, pada Kamis (3/12) meminta maaf usai meragukan akurasi regulator Inggris, yang merestui vaksin COVID-19 buatan Pfizer.

Fauci juga menuturkan bahwa ia yakin pada pekerjaan mereka.

"Sebenarnya terjadi kesalahpahaman, dan untuk itu saya meminta maaf, dan saya meminta maaf untuk itu," kata Fauci saat wawancara dengan BBC, setelah pernyataan sebelumnya di stasiun TV CBS disiarkan di Inggris dan menjadi sorotan.

"Saya memiliki keyakinan yang kuat baik terhadap komunitas ilmiah maupun komunitas regulator di Inggris," jelas Fauci.

"Saya tidak bermaksud melakukan kecerobohan apa pun (terhadap proses regulasi Inggris) meski hasilnya demikian," katanya. "Jadi jika memang begitu, saya hanya ingin meluruskannya. Saya merasa yakin sekali dengan apa yang dilakukan oleh Inggris baik secara ilmiah maupun dari sudut pandang regulator."

Sumber: Reuters

Baca juga: PM Inggris sambut otorisasi vaksin sebagai kabar "luar biasa"
Baca juga: Inggris restui vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech, pertama di dunia
Baca juga: Inggris peroleh 2 juta dosis tambahan vaksin COVID-19 dari Moderna
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020