Korlantas beri bantuan 3.150 paket sembako untuk pengungsi Merapi

Korlantas beri bantuan 3.150 paket sembako untuk pengungsi Merapi

Polwan Korlantas Polri AKP Eny (tengah) membantu para ibu-ibu memasak di dapur umum di Desa Klakah, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. ANTARA/ HO-NTMC Polri.

Jakarta (ANTARA) - Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono yang diwakili oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah Kombes Pol Rudy Syafrudin memberikan bantuan sebanyak 3.150 paket sembako kepada para pengungsi di delapan desa yang terdampak erupsi Gunung Merapi.

Rudy berharap bantuan tersebut dapat meringankan sedikit beban masyarakat di sekitar kawasan Gunung Merapi yang sedang mengungsi.

"Semoga dengan rasa empati kami, para pengungsi bisa terbantu. Semoga amal ibadah kita selalu diberikan barokah, berkah oleh Gusti Allah dalam kegiatan ini," kata Dirlantas Rudy melalui siaran pers, Jakarta, Jumat (18/12).

Hal itu dikatakan Rudy saat memberikan bantuan sembako di posko pengungsian Gunung Merapi di Dusun 2, Klakah, Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Baca juga: Sultan HB X berharap warga Merapi bersabar tinggal di pengungsian

Ia menambahkan hadirnya dapur umum di posko pengungsian merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga karena rumah mereka dalam kondisi tidak aman dari adanya erupsi Gunung Merapi.

Selain memberikan bantuan, Dirlantas Polda Jateng bersama para polwan Korlantas Polri yang diwakili AKP Eny memberikan trauma healing kepada anak-anak di posko pengungsian secara humanis.

"Kalau anak-anak mau permen, snack, buku cerita, bilang sama ibu polwan ya, nanti kami kirim. Semoga sehat semua ya," kata Dirlantas kepada anak-anak.

Sementara para polwan Korlantas Polri yang dipimpin AKP Eny bersama Briptu Denada juga turut membantu memasak makanan di dapur pengungsi. Polwan-polwan ini juga turut menyosialisasikan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan).

"Selain membantu di dapur umum, kami juga menyosialisasikan protokol kesehatan kepada adik-adik kita. Selain itu, kami juga melakukan trauma healing dan berbagi masker untuk mencegah penyebaran virus corona ini," kata AKP Eny.

Baca juga: Bupati Sleman minta pengungsi Merapi bertahan di barak pengungsian

Status Siaga Gunung Merapi yang ditetapkan oleh Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali membuat sejumlah masyarakat yang tinggal di radius 3 km hingga 5 km dari puncak Merapi terpaksa tinggal di posko pengungsian.

Kondisi ini membuat Korlantas Polri berempati dengan membagikan ribuan paket sembako untuk meringankan beban para pengungsi.

Total sebanyak 3.150 paket sembako berisi beras, gula, susu, teh, minyak, dan lain-lain dibagikan untuk delapan desa yang terdampak erupsi Gunung Merapi di Jateng, di antaranya untuk Kabupaten Boyolali terdapat tiga dapur umum dengan rincian Desa Jrakah 375 paket, Desa Klakah 400 paket, dan Desa Telogo Lele 375 paket.

Kemudian Kabupaten Klaten ada dua dapur umum yaitu Desa Balerante 500 paket dan Desa Tegal Mulyo 500 paket. Kemudian Kabupaten Magelang ada tiga dapur umum yaitu Desa Taman Agung 250 paket, Desa Deyangan 250 paket, dan Desa Mertoyudhan 500 paket.

Baca juga: Kemensos distribusikan tenda dan logistik untuk pengungsi Merapi

Acara pembagian sembako ini turut dihadiri Kapolres Boyolali AKBP Rachmad Nur Hidayat, polwan Korlantas Polri AKP Eny, Kepala Kantor Cabang Bank BNI Boyolali Jaja Nursubagja, Kepala BPBD Boyolali Bambang, dan sejumlah perwakilan instansi terkait.
 
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020