Pasien COVID-19 di Kulon Progo bertambah 38 kasus menjadi 767

Pasien COVID-19 di Kulon Progo bertambah 38 kasus menjadi 767

Ilustrasi - Warga menjalani rapid tes.

Kulon Progo (ANTARA) -  Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam waktu 24 jam terakhir bertambah 38 kasus baru, sehingga total menjadi 769 kasus.

"Perubahan situasi COVID-19 per 20 Desember 2020, yakni penambahan 38 terkonfirmasi COVID-19. Mereka adalah KP-730 sampai KP-769," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Ahad.

Ia mengatakan dari 38 kasus ini, berasal dari Lendah empat kasus, Kokap tiga kasus, Panjatan dua kasus, Sentolo dua kasus, Pengasih lima kasus, Temon ada 11 kasus, Kalibawang enam kasus, Nanggulan satu kasus, Galur ada empat kasus.

"Pasien terkonfirmasi akibat kluster perkantoran, pelaku perjalanan, dan kontak dengan konfirmasi," kata Baning.

Baca juga: Pasien COVID-19 di Kulon Progo bertambah 20 orang menjadi 697 kasus

Baca juga: Pasien COVID-19 di Kulon Progo bertambah delapan menjadi 652 kasus


Baning mengatakan sampai hari ini, total pasien terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 767 kasus dengan rincian 44 isolasi rumah sakit, 275 isolasi mandiri, 431 sembuh dan 17 meninggal dunia.

"Hari ini tidak ada pasien terkonfirmasi COVID-19 yang sembuh," katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kulon Progo Akhid Nuryati membenarkan ada tiga anggota DPRD Kulon Progo yang positif COVID-19. Saat ini, yang bersangkutan sudah melakukan isolasi mandiri.

"Kami mendapat laporan dari Puskesmas Samigaluh kalau ada anggota DPRD Kulon Progo dari wilayah tersebut positif COVID-19. Yang bersangkutan sudah melakukan isolasi mandiri," katanya.*

Baca juga: 200 ribu warga Kulon Progo diprioritaskan mendapat vaksin COVID-19

Baca juga: Lima pasien terkonfirmasi COVID-19 di Kulon Progo dinyatakan sembuh
Pewarta : Sutarmi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020