238 pasien COVID-19 di Mukomuko sembuh

238 pasien COVID-19 di Mukomuko sembuh

Dokumen - PMI semprotkan cairan disinfektan di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko. ANTARA/HO

Mukomuko (ANTARA) - Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu menyebutkan saat ini sebanyak 238 orang dari total 291 pasien virus corona di daerah itu dinyatakan sembuh.

“Jumlah pasien COVID-19 yang sembuh di daerah ini bertambah dari 184 orang menjadi 238 orang,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Mukomuko Bustam Bustomo dalam keterangannya di Mukomuko, Sabtu.

Bustam Bustomo yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko mengatakan hal itu saat menyampaikan narasi perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Mukomuko.

Jumlah kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Mukomuko terhitung sejak beberapa hari ini bertambah 52 orang sehingga totalnya menjadi sebanyak 291 orang.

Ia menyebutkan, dari 291 kasus COVID-19 di daerah tersebut, sebanyak 238 orang di antaranya yang sembuh dan tidak menjalani isolasi mandiri, dan 12 orang meninggal dunia.

Untuk itu, katanya, masih ada sebanyak 41 orang pasien COVID-19 di daerah ini yang sampai sekarang belum sembuh, atau menjalani isolasi mandiri di rumahnya dan menjalani perawatan di rumah sakit umum daerah.

Sebanyak puluhan pasien COVID-19 yang belum sembuh ini terdiri dari tenaga kesehatan karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit dan warga yang tersebar di daerah ini.

Selanjutnya tenaga kesehatan Puskesmas dan Dinas Kesehatan akan terus melakukan penelusuran riwayat kontak pasien COVID-19 dan melakukan tes usap terhadap warga yang pernah kontak erat dengan pasien.

Selain itu, ia meminta kepada masyarakat setempat yang melakukan berbagai aktivitas keluar rumah untuk terus mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19 di daerah ini.

Karena katanya penularan virus corona melewati mulut dan hidung, untuk itu warga diminta untuk memakai masker, menjaga jarak dan rutin membersihkan tangan pakai sabun dan “hand sanitizer”.
Pewarta : Ferri Aryanto
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2020