Kemarin, Garuda terbitkan obligasi hingga IHSG terangkat stimulus AS

Kemarin, Garuda terbitkan obligasi hingga IHSG terangkat stimulus AS

Ilustrasi - Pesawat jenis Boeing milik Garuda Indonesia lepas landas di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aa.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Senin (28/12/2020) kemarin, mulai dari PT Garuda Indonesia yang menerbitkan obligasi senilai Rp8,5 triliun hingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terangkat oleh sentimen ditandatanganinya paket stimulus oleh Presiden AS Donald Trump.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:

1. Garuda Indonesia terbitkan Obligasi Wajib Konversi Rp8,5 triliun
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) resmi menerbitkan Obligasi Wajib Konversi (OWK) atau Mandatory Convertible Bond (MCB) senilai total Rp8,5 triliun, di mana penarikan dana talangan dari pemerintah itu pada tahap pertama sebesar Rp1 triliun.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam jumpa pers virtual, Senin, menjelaskan perjanjian penerbitan OWK telah diteken hari ini bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) yang merupakan pelaksana investasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Baca selengkapnya di sini

2. Wisatawan ke Bromo kian dibatasi, hanya 30 persen mulai 28 Desember
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) mengurangi jumlah kuota kunjungan wisatawan di kawasan Gunung Bromo untuk meminimalisasi risiko penyebaran COVID-19.

Plt Kepala Balai Besar TNBTS Agus Budi Santosa mengatakan kuota wisatawan di kawasan Bromo dibatasi menjadi 30 persen dari sebelumnya 50 persen per hari dari total daya dukung kawasan. Ketentuan itu berlaku mulai 28 Desember 2020 hingga 8 Januari 2020.

Baca selengkapnya di sini

3. ADB perkirakan sektor pariwisata belum bisa pulih tahun depan
Asian Development Bank (ADB) memperkirakan sektor pariwisata secara global belum bisa pulih pada tahun depan mengingat banyaknya traveller yang menahan diri untuk melakukan bepergian lintas negara.

"Yang menarik di sini adalah kalau kita bicara mengenai sektor pariwisata, tampaknya sektor ini masih belum bisa pulih pada tahun 2021," ujar Vice President ADB Bambang Susantono dalam seminar daring yang digelar Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) di Jakarta, Senin.

Baca selengkapnya di sini

4. DJP tunjuk enam perusahaan baru pungut pajak digital
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menunjuk enam perusahaan baru sebagai pemungut pajak pertambahan nilai (PPN) produk digital luar negeri yang dijual kepada pelanggan di Indonesia.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Kemenkeu Hestu Yoga Saksama di Jakarta, Senin, menyebutkan enam pelaku usaha itu adalah Etsy Ireland Unlimited Company, Proxima Beta Pte. Ltd., Tencent Mobility Limited, Tencent Mobile International Limited, Snap Group Limited, dan Netflix Pte. Ltd.

Baca selengkapnya di sini

5. IHSG menguat pasca ditandatanganinya paket stimulus oleh Trump
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup menguat pasca ditandatanganinya paket stimulus oleh Presiden AS Donald Trump.

IHSG ditutup menguat 84,85 poin atau 1,41 persen ke posisi 6.093,55. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 19,1 poin atau 2,04 persen ke posisi 955,9.

Baca selengkapnya di sini
Pewarta : Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020