Pemkab Cianjur gencarkan penyemprotan disinfektan hingga kecamatan

Pemkab Cianjur gencarkan penyemprotan disinfektan hingga kecamatan

Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman. ANTARA/Ahmad Fikri.

Cianjur (ANTARA) - Pemkab Cianjur, Jawa Barat, menggencarkan penyemprotan disinfektan diseluruh wilayah Cianjur, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan, sebagai upaya memutus rantai penyebaran yang terjadi secara sporadis dan sudah merambah hingga seluruh kecamatan di wilayah tersebut.

Bupati Cianjur, Herman Suherman di Cianjur Selasa, mengatakan kasus penularan COVID-19 di Cianjur sudah menjalar hingga ke seluruh kecamatan yang ada, karena di setiap kecamatan terdapat temuan satu hingga dua kasus positif COVID-19 yang menimpa warga hingga pejabat di tingkat kecamatan.

"Wilayah selatan yang selama pandemi dinilai aman dari virus berbahaya tersebut, namun beberapa pekan terakhir ditemukan pasien positif, tercatat di Kecamatan Takokak ada 12 orang positif COVID-19," katanya.

Meski jumlahnya tidak terlalu banyak, hal tersebut berpotensi besar menyebar dengan cepat karena sebagian besar pasien positif berkontak erat dengan warga sekitar. Untuk itu, pihaknya mengimbau warga di selatan untuk meningkatkan kesadaran dalam menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Dinkes : Sepekan terakhir pasien positif COVID-19 bertambah 200 orang

Berbagai upaya memutus rantai penyebaran telah dilakukan dengan penyemprotan disinfektan di tempat keramaian hingga tempat ibadah agar virus berbahaya tidak berkembang biak dan menular secara sporadis.

"Kami imbau seluruh camat untuk rutin menyemprotkan disinfektan di pusat keramaian, sekolah, masjid dan madrasah agar virus berbahaya tidak dapat berkembang biak. Kesadaran warga untuk menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas harus lebih ditingkatkan," katanya.

Pihaknya juga mengimbau warga di seluruh wilayah Cianjur, untuk tidak menggelar acara menjelang pergantian tahun, terutama yang dapat menimbulkan kerumunan karena saat terjadi kerumunan rentan terjadi penularan, terlebih sejak satu bulan terakhir angka penularan terus meningkat.

"Mari kita bersama-sama menjaga diri, keluarga dan warga sekitar agar tidak terpapar virus berbahaya dengan cara tidak membuat acara apapun pada malam pergantian tahun," kata Herman.

Baca juga: Ratusan wisatawan dan pendatang tujuan Puncak dipulangkan

Baca juga: Belasan wisatawan jalani tes cepat antigen di Cipanas Cianjur


#satgascovid19
#ingatpesanibu
#jagajarak
#pakaimasker
Pewarta : Ahmad Fikri
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2020