Menteri PAN-RB ingin LAN jadi pembaharu administrasi negara

Menteri PAN-RB ingin LAN jadi pembaharu administrasi negara

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo menyerahkan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 206/TPA Tahun 2020 pada Kepala LAN Adi Suryanto di kantor Lembaga Administrasi Negara pada Kamis (7/1/2020). ANTARA/HO.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo menginginkan Lembaga Administrasi Negara (LAN) menjadi pusat unggulan dalam memberikan gagasan dan pemikiran pembaharuan administrasi negara.

Tjahjo, dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis, meminta Kepala LAN Adi Suryanto untuk meningkatkan peran LAN dalam memberikan saran kebijakan dan bimbingan kepada seluruh Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah terkait pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan di era adaptasi kebiasaan baru.

Selain itu, Menpan-RB juga menyampaikan bahwa tahun 2021 menjadi momentum awal untuk senantiasa meningkatkan konsentrasi, terutama menghadapi pandemi COVID-19.

Baca juga: Presiden perpanjang jabatan kepala LAN

"Mari kita dukung bersama apa yang menjadi konsentrasi Bapak Presiden RI Joko Widodo dalam upaya membangun infrastruktur kesehatan, memberikan bantuan sosial, dan vaksinasi yang dalam waktu dekat rencananya akan dilaksanakan, mudah-mudahan dapat mendongkrak pertumbuhan perekonomian," ujar Tjahjo.

Pernyataan itu disampaikan Menteri PAN-RB saat menyerahkan Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 206/TPA Tahun 2020 tentang Perpanjangan Masa Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan Lembaga Administrasi Negara.

LAN merupakan salah satu lembaga pemerintah non-kementerian yang berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 57/2013 mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang administrasi negara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam melaksanakan tugasnya LAN, antara lain menyelenggarakan fungsi melakukan pengkajian dan penyusunan kebijakan nasional tertentu di bidang administrasi negara, serta melakukan pembinaan, penjaminan mutu dan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan sumber daya aparatur negara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun ANTARA, Adi Suryanto bekerja selama kurang lebih 22 tahun di Lembaga Administrasi Negara.

Pria yang lahir pada tanggal 8 Desember 1969, di Kebumen, Jawa Tengah, dari pasangan Soehadji dan Satirah itu mulai bekerja di LAN sebagai staf pada Pusat Diklat Teknis dan Fungsional, lalu meniti ke Jabatan Struktural terendah eselon IV setelah 4 tahun bekerja.

Secara berturut-turut, ia memperoleh promosi jabatan eselon III kemudian eselon II, hingga tahun 2013 secara definitif melalui seleksi terbuka eselon I, ia terpilih sebagai Sekretaris Utama LAN.

Kemudian pada 23 September 2015, Adi Suryanto dilantik menjadi Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) menggantikan Prof Dr Agus Dwiyanto yang telah habis masa tugasnya.

Selanjutnya, ia kembali memimpin LAN usai Presiden Jokowi memperpanjang jabatannya hingga 2025 setelah melalui serangkaian proses melalui Tim Penilai Akhir.

Baca juga: LAN serahkan sertifikat akreditasi pada 21 lembaga pelatihan
Baca juga: LAN meraih predikat Badan Publik Informatif 2020
Pewarta : Abdu Faisal
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2021