Kepala BNPB berharap warga di daerah longsor Sumedang mau direlokasi

Kepala BNPB berharap warga di daerah longsor Sumedang mau direlokasi

Kepala BNPB Doni Monardo bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau lokasi longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (10/1/2021). ANTARA/HO-Kantor SAR Bandung/aa.

Bandung (ANTARA) - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo berharap warga yang tinggal di sekitar daerah yang pada Sabtu (9/1) longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mau direlokasi.

"Kami harapkan ada kesadaran masyarakat di wilayah lokasi bencana untuk bersedia direlokasi," kata Doni saat meninjau daerah yang terdampak tebing longsor di Desa Cihanjuang, Minggu.

Ia mengemukakan bahwa warga yang tinggal di daerah tersebut baiknya pindah ke tempat lain yang lebih aman dari bencana alam.

"Kalau kawasan itu sudah diputuskan zona merah, masyarakat harus ikhlas melepaskan rumah dan tanahnya untuk direlokasi di tempat yang baru," katanya.

Tanah longsor terjadi di Desa Cihanjuang pada Sabtu (9/1) sore dan malam. Bencana itu berdampak pada belasan rumah warga dan menyebabkan setidaknya 13 orang meninggal dunia.

Doni mengatakan bahwa saat ini ada sekitar 150 orang yang sudah dievakuasi dari daerah terdampak longsor ke posko pengungsian.

Baca juga:
Gubernur sebut area yang terdampak longsor di Sumedang memang rawan
Tim SAR kembali temukan korban longsor Sumedang, total 13 tewas
Pewarta : Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2021