Presiden promosikan ketersediaan 426 juta vaksin saat HUT PDIP

Presiden promosikan ketersediaan 426 juta vaksin saat HUT PDIP

Dokumentasi - Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meninjau simulasi vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.

Jakarta (ANTARA) - Presiden Jokowi mengungkapkan ketersediaan 426 juta vaksin COVID-19 pada 2021 yang dipesan pemerintah saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) PDI-Perjuangan.

"Setiap bulan akan datang lagi pengiriman vaksin dan akhir tahun ini total yang akan kita terima kurang lebih 426 juta vaksin," kata Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Minggu.

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut di hadapan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dalam perayaan HUT Ke-48 PDIP.

"Bulan Januari ini kita akan lakukan vaksinasi sebanyak 5,817 juta vaksin, meningakat Februari 10 juta vaksin, Maret sebanyak 13,3 juta vaksin dan kemudian di bulan April 20,4 juta vaksin yang akan kita kerjakan dan bulan-bulan seterusnya," ungkap Presiden.

Artinya, menurut Presiden Jokowi hingga akhir 2021 atau awal 2022 total akan tiba 426 juta dosis vaksin COVID-19.

Baca juga: Presiden ajak masyarakat bersyukur Indonesia mampu kelola COVID-19

Baca juga: Presiden Jokowi hadiri peringatan HUT Ke-48 PDIP


"Insya Allah ini cukup yang namanya mencapai 'herd immunity' atau kekebalan komunal karena yang harus divaksin 181,5 juta atau 182 juta orang kurang lebih, jadi dalam waktu kurang lebih 15 bulan tapi tetap saya tawar ke menteri kesehatan agar bisa kurang 1 tahun Insya Allah bisa kita selesaikan," tutur Presiden.

Menurut Presiden vaksin COVID-19 yang akan digunakan di Indonesia adalah vaksin yang telah diuji di berbagai negara.

"Yang terbukti aman dan mendapat rekomendasi dari BPOM dan dinyatakan halal oleh MUI kita," ucap Presiden.

Tidak ketinggalan Presiden Jokowi menyampaikan sejumlah program perlindungan sosial yang sudah dilaksanakan pada 2020 dan akan dilanjutkan pada 2021.

"Pada 2021, program perlindungan sosial dilanjutkan seperti Program Keluarga Harapan, kartu sembako, Bantuan Sosial Tunai, Kartu Pra-Kerja, Bantuan Langsung Tunai lewat Dana Desa, terus akan kita lanjutkan selain juga diskon listrik, insentif tenaga kesehatan yang menangani COVID-10 dan insentif usaha kecil semua kita lakukan agar bisa melindungi rakyat dan masyarakat bawah dari dampak krisis kesehatan dan ekonmoi dari pandemik COVID-19," ujar Presiden menjelaskan.

Perayaan HUT PDIP tersebut dilakukan secara tatap muka maupun virtual. Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri maupun Presiden Jokowi memberikan sambutan melalui sambungan "video conference" yang juga diikuti Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan sejumlah menteri kabinet Indonesia Maju.

Sedangkan para kader hadir di beberapa lokasi seperti di DKI Jakarta, kota Bogor, kabupaten Bogor dan kota Depok untuk mengikuti gerakan penghijauan dan membersihkan sungai yang dipusatkan di Sungai Ciliwung terkait dengan tema HUT Ke-48 PDIP "Indonesia Berkepribadian dalam Kebudayaan".

Baca juga: Di depan kader PDIP Jokowi sampaikan duka cita musibah Sriwijaya

Baca juga: Presiden Jokowi: Tak mau divaksin akan rugikan diri dan orang lain
Pewarta : Desca Lidya Natalia
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021