Jazilul: Listyo Sigit jalin komunikasi tiap lapisan masyarakat

Jazilul: Listyo Sigit jalin komunikasi tiap lapisan masyarakat

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah). (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid berharap calon Kapolri Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo tetap menunjukkan pribadi yang lembut, bijaksana, dan juga berkomunikasi dengan setiap lapisan masyarakat agar dapat mendukung kinerja yang bersangkutan memimpin Polri.

"Saya harap Pak Listyo Sigit tetap menunjukkan pribadi yang lembut, bijaksana, dan juga berkomunikasi dengan setiap lapisan masyarakat karena dukungan masyarakat itu akan membuat tugasnya lebih ringan," kata Jazilul Fawaid atau Gus Jazil di Jakarta, Rabu.

Hal itu dikatakannya terkait DPR RI telah menerima Surat Presiden tentang nama calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia atas nama Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo. Surpres tersebut bernomor: R-02/Pres/01/2021 dan disampaikan Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu.

Baca juga: Ketua DPR: Polri ke depan harus tingkatkan profesionalitas personel

Baca juga: Forum Satu Bangsa sambut baik pengajuan Listyo Sigit calon Kapolri

Gus Jazil mengatakan mengenal Listyo Sigit sebagai jenderal di Kepolisian yang memiliki prestasi dan secara pribadi orangnya "kalem".

"Saya yakin DPR akan menerima nama calon yang diusulkan oleh Bapak Presiden. Sekali lagi selamat untuk Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo," ujarnya.

Menurut dia, sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian, DPR memiliki hak menerima atau tidak menerima usulan Presiden.

Dia menjelaskan, apabila dalam 20 hari tidak ada balasan dari DPR maka otomatis pencalonan Listyo Sigit akan berlaku.

"Namun karena Komjen Pol. Listyo Sigit ini sudah sesuai syarat kepangkatan dan lainnya, saya yakin DPR tidak ada alasan untuk tidak menerima," tutur-nya.

Politisi PKB itu mengatakan, bagi masyarakat yang masih mempersoalkan agama yang dianut Listyo Sigit, Indonesia sebagai negara Pancasila, semua warga negara memiliki hak dan kedudukan yang sama di hadapan hukum.

Dia menegaskan, jangan jadikan agama sebagai sumber masalah, namun gunakan agama sebagai sumber persatuan, kesatuan dan kerukunan.

Baca juga: Pemerintah harap DPR segera proses Surpres calon Kapolri

Baca juga: DPR terima Surpres tentang Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri

Pewarta : Imam Budilaksono
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021