KAI Daop 6 Yogyakarta tambah titik layanan tes cepat antigen

KAI Daop 6 Yogyakarta tambah titik layanan tes cepat antigen

Calon penumpang melakukan tes cepat Antigen di Stasiun Yogyakarta, Gedong Tengen, DI Yogyakarta, Selasa (22/12/2020). PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyediakan layanan tes cepat antigen bagi calon penumpang dengan harga Rp105 ribu per penumpang sebelum melakukan perjalanan. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/hp.

Yogyakarta (ANTARA) - Penambahan titik layanan tes cepat antigen untuk syarat penumpang kereta api jarak jauh terus dilakukan PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta, sehingga saat ini terdapat lima stasiun di wilayah kerja tersebut yang sudah dilengkapi layanan tes tersebut.

“Yang terbaru dibuka di Stasiun Klaten dan Stasiun Purwosari. Layanan di kedua stasiun sudah bisa diakses sejak Selasa (12/1),” kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta Supriyanto di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, penambahan layanan tes cepat di dua stasiun tersebut perlu dilakukan untuk memudahkan calon penumpang kereta api jarak jauh memenuhi kelengkapan syarat yang diminta.

“Apalagi di Stasiun Klaten juga melayani penumpang untuk kereta jarak jauh, misalnya Bengawan, Kahuripan, Sri Tanjung, dan Jayakarta," katanya.

Sebelumnya, layanan rapid test antigen untuk penumpang kereta api jarak jauh dapat di akses di Stasiun Tugu Yogyakarta, Lempuyangan, dan Solo Balapan.

Seperti layanan di ketiga stasiun lainnya, layanan di Stasiun Klaten dan Purwosari juga hanya bisa diakses oleh calon penumpang kereta api dengan menunjukkan kode booking tiket. Layanan dapat diakses setiap hari dari pukul 07.00-20.00 WIB.

“Biaya layanan yang dibebankan juga tetap sama, yaitu Rp105.000 per penumpang,” katanya.

Meskipun layanan dapat diakses setiap hari, namun Supriyanto mengimbau calon penumpang kereta api jarak jauh untuk melakukan rapid test antigen paling tidak sehari sebelum jadwal keberangkatan.

“Supaya penumpang tidak terburu-buru. Lebih baik melakukan rapid test H-1 keberangkatan,” katanya.

PT KAI memperpanjang pemberlakuan syarat menyertakan hasil rapid test antigen atau PCR untuk perjalanan kereta api jarak jauh periode 9-25 Januari 2021. Syarat tersebut tidak berlaku untuk anak di bawah usia 12 tahun.

“Selain menyertakan hasil rapid test antigen atau PCR dengan hasil negatif, penumpang kereta api juga diwajibkan dalam kondisi sehat,” katanya.

Penumpang akan menjalani pengukuran suhu tubuh dan suhu tidak lebih dari 37,3 derajat celcius, tidak sedang batuk, flu, diare, atau sesak nafas.

“Selama perjalanan di kereta, penumpang juga dilarang berbicara termasuk menelepon. Jika dalam perjalanan penumpang menunjukkan gejala COVID-19, maka akan diturunkan di stasiun terdekat untuk pemeriksaan kesehatan,” katanya.

Syarat rapid test antigen dan PCR tersebut tidak berlaku untuk kereta komuter seperti Prambanan Ekspres dan kereta bandara, serta kereta Joglosemarkerto. Namun penumpang tetap harus menerapkan protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Baca juga: Daop Madiun catat zero kecelakaan KA selama 2020
Baca juga: KAI tetap berlakukan tes cepat antigen untuk syarat naik KA jarak jauh
Baca juga: KAI: Hari ini puncak arus balik Daop 1 Jakarta

Pewarta : Eka Arifa Rusqiyati
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021